BKKBN Dukung Wacana Cuti Melahirkan Enam Bulan: Sangat Bermanfaat

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 5 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

BKKBN Dukung Wacana Cuti Melahirkan Enam Bulan: Sangat Bermanfaat
Tangkapan layar Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam wawancara virtual bersama media. (Foto: ANTARA/Wuryanti Puspitasari)

Winnetnews.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mendukung wacana penerapan cuti melahirkan enam bulan seperti yang tertuang dalam  Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA)

Menurut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo cuti tersebut akan sangat bermanfaat. Ia menyebut ibu hamil akan mendapat berbagai manfaat mulai dari persiapan kelahiran, pemulihan kesehatan ibu, hingga pemberian ASI bagi bayi.

"Pertimbangan cuti enam bulan itu kalau kita lihat dari sisi manfaatnya memang sangat, sangat, sangat bermanfaat," kata Hasto dalam diskusi dengan media secara daring, Selasa (21/6), dikutip dari Antara.

Hasto kemudian menyinggung masih tingginya angka kematian ibu, kematian bayi, kelahiran prematur, serta stunting. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena ketidaksuksesan dalam mengawal proses kehamilan dan persalinan hingga 1.000 hari kehidupan pertama.

"Jadi kalau cuti enam bulan itu diberikan memang kita bisa mengamankan umur kehamilan sejak sebulan sebelum melahirkan ya. Empat pekan sebelum melahirkan, mulai pekan ke-36, 37, 38, 40," kata Hasto.

Selain itu, Hasto mengatakan dengan cuti melahirkan selama enam bulan, ibu yang baru melahirkan bisa fokus pada pemulihan diri serta pemberian ASI ekslusif pada anaknya.

"Jika ASI eksklusif tercukupi maka cukup luar biasa, karena salah satu upaya pencegahan stunting adalah dengan pemberian ASI eksklusif," katanya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...