(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

BKPM: Investor Aussie Nilai Regulasi di Indonesia Tak Konsisten

Muchdi
Muchdi

BKPM: Investor Aussie Nilai Regulasi di Indonesia Tak Konsisten

WinNetNews.com - Pemerintah gencar menggaungkan kemudahan investasi di Indonesia kepada ratusan investor Australia. Diakui bahwa pengusaha Aussie memiliki persepsi regulasi di Indonesia tak konsisten.

"Berbagai terobosan yang telah dilakukan adalah layanan izin investasi 3 jam, kemudian kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK) yang memangkas waktu yang dibutuhkan oleh investor yang akan melakukan konstruksinya," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani dalam siaran pers, Selasa (10/5/2016).

Lebih lanjut, Franky menuturkan, pemerintah melakukan berbagai langkah memacu investasi dari Negeri Kangguru. Diantaranya, menunjuk petugas pemasaran guna mengurus dan memfasilitasi investor dari Australia dan Selandia Baru.

"Penting juga bagi kami untuk menghadirkan testimoni secara langsung dari perusahaan yang telah memanfaatkan layanan izin investasi tiga jam." Dalam kesempatan itu, hadir Chief Financial Officer Telkom Telstra Erik Meijer dan Perwakilan Coca Cola Amatil Indonesia Bruce Waterfield.

 

Erik Meijer mengemukakan kesannya saat mengurus izin investasi di Indonesia. "Kami mengurus izin perluasan dan mendapatkan dokumen yang disyaratkan hanya dalam waktu 2 jam. Padahal sebelumnya kami sudah menghabiskan waktu selama 8 bulan untuk mengurusi izin lainnya dan juga membicarakan urusan administrasi," ungkapnya.

Berdasarkan data BKPM, per 27 April 2016, sebanyak 54 perusahaan menggunakan layanan investasi 3 jam. Total nilai investasi yang difasilitasi mencapai Rp 109 triliun dan menyerap 33.825 tenaga kerja.

Realisasi investasi Australia tercatat sebesar USD 2,1 miliar sepanjang 2010-2015. Realisasi investasi triwulan pertama tahun ini tercatat sebesar USD 59,98 juta. Terdiri dari 131 proyek investasi dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.070 orang.

Sumber dari Merdeka, Jakarta

Foto: Imam Buhori

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});