Bloomberg Deklarasi Jadi Kandidat Presiden AS, Bakal Kalahkan Trump
Raja media massa, Michael Bloomberg maju sebagai kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dan bakal mengalahkan Donald Trump di Pemilu AS pada November 2020. (Foto: Nypost.com)

Bloomberg Deklarasi Jadi Kandidat Presiden AS, Bakal Kalahkan Trump

Selasa, 26 Nov 2019 | 09:37 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Eks Wali Kota New York yang juga pemilik media massa Amerika Serikat (AS), Michael Bloomberg mendeklarasikan diri maju sebagai kandidat presiden AS pada Pemilu AS pada November 2020. Bloomberg menegaskan siap mengalahkan petahana.

“Saya mencalonkan diri sebagai presiden untuk mengalahkan Donald Trump dan membangun kembali AS,” ujar Bloomberg, seorang mantan Republikan berusia 77 tahun dalam sebuah pernyataannya dikutip Reuters, Senin (25/11) seperti dilansir Bisnis.com.

Dia mengatakan tidak dapat menanggung empat tahun lagi dari tindakan sembrono dan tidak etis Presiden Trump.

Pernyataan Bloomberg berbeda dari apa yang dia katakan pada Maret lalu  bahwa dia tidak akan mencalonkan diri sebagai presiden.

Bloomberg akan bersaing dengan mantan Wakil Presiden Joe Biden dan Wali Kota Pete Buttigieg dari South Bend, Negara Bagian Indiana.

Bloomberg, pendiri dan CEO perusahaan media terkemuka Bloomberg LP dan seorang dermawan terkemuka, memiliki keunggulan finansial dibandingkan rival Demokratnya.

Dia telah menghabiskan setidaknya US$31 juta dalam iklan televisi yang akan ditayangkan di negara bagian di seluruh negeri selama dua minggu ke depan, ujar seorang juru bicara kampanyenya.

Dia telah mendapat dukungan di internal partai dengan tema kampanye memerangi kekerasan bersenjata dan menyumbang jutaan dollar kepada kelompok yang mendorong undang-undang senjata yang lebih ketat.

Bloomberg akan lebih banyak mengeluarkan dana karena terlambat mencalonkan diri. Belum lagi harus mengejar lawan yang telah mengumpulkan staf kampanye selama berbulan-bulan.

Diberi peringkat oleh Forbes sebagai orang Amerika Serikat terkaya kedelapan dengan estimasi nilai kekayaan US$53,4 miliar, Bloomberg bergabung dengan aktivis Tom Steyer sebagai miliarder kedua yang memasuki kubu Partai Demokrat.

Ia akan mendapat keuntungan karena mampu membiayai sendiri kampanyenya dan menyumbang jutaan dolar dalam periklanan dan membayar staf kampanye.

Dia sebelumnya mengumumkan sebuah kampanye iklan online senilai US$100 juta untuk mengalahkan Trump di empat negara bagian. (bisnis)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...