BMKG: Tsunami 57 Meter di Pandeglang Hanya Teori
Foto:Istimewa

BMKG: Tsunami 57 Meter di Pandeglang Hanya Teori

Kamis, 5 Apr 2018 | 08:45 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Beberapa waktu lalu, publik sempat dihebohkan dengan kabar adanya potensi tsunami di Pandeglang setinggi 57 meter. Dikutip dari berbagai sumber yang ada, baru-baru ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung menyatakan prediksi adanya potensi tsunami di Pandeglang setinggi 57 Meter hanya bersifat teoritis.


Menurut Kepala BMKG Stasiun Bandung Toni Agus Wijaya, teori dari peneliti tsunami pada Balai Pengkajian Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dibenarkan soal adanya potensi gempa dan Tsunami di Pantai Selatan Jawa. Namun waktu dan ketinggian Tsunami yang disebutkan merupakan kemungkinan terburuk berdasarkan model teoritis yang tidak dapat diprediksi.

"Yang perlu kita lakukan bersama adalah melakukan langkah mitigasi pengurangan resiko gempa dan Tsunami secara bertahap dan dimulai dari yang kecil disekitar kita," kata Toni Agus Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Sri Hidayati menilai, edukasi mengenai bahaya Tsunami terhadap masyarakat lebih penting. Alasannya untuk mengurangi risiko bencana.

Sampai saat ini PVMBG belum bisa memprediksi secara akurat, kapan, dimana dan besarnya magnitudo gempa bumi yang akan terjadi. Namun hanya bisa melakukan analisis dan mengestimasi potensi bahaya gempa bumi dan tsunami berdasarkan data-data dari berbagai hasil penelitian.

"Seperti halnya dalam berita tersebut, potensi Tsunami diestimasi berdasarkan hasil pemodelan dengan berbagai skenario sumber pembangkit tsunami, termasuk dengan skenario terburuk," kata Sri Hidayati. 
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...