Skip to main content

BNI 46 Sudah Beroperasi di Hong Kong Sejak Zaman Soekarno

BNI 46 Sudah Beroperasi di Hong Kong Sejak Zaman Soekarno
BNI 46 Sudah Beroperasi di Hong Kong Sejak Zaman Soekarno

Posisi Hong Kong yang sangat stategis, sebagai penghubung (hub) antara China dan Eropa ke Asia dan sebaliknya, membuat Special Administrative Region (SAR) di China tersebut dipenuhi banyak perusahaan-perusahaan finansial. Salah satunya bank dari Indonesia yakni BNI.

Ya, Bank BUMN ini sudah beroperasi di Hong Kong sejak 1963 atau tepatnya di era Presdien Soekarno. Dan, satu-satunya bank dari Indonesia yang bisa beroperasi penuh layaknya sebuah bank, mulai dari mencari nasabah, menabung, penerbitan cek, dan memberikan pinjaman serta lainnya.

General Manager BNI Hong Kong Branch, Mucharom Hadi Prayitno mengungkapkan, tidak mudah bagi suatu bank dari negara lain beroperasi apalagi mendapatkan full licensed di Hong Kong. Di Hong Kong sendiri ada 3 bank terbesar yakni HSBC, Bank of China, dan Standard Chartered Bank.

Saat ini BNI Hong Kong sudah memiliki 4 mesin ATM, di mana 2 ada di kantor BNI Hong Kong, 2 lagi ada di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Causeway Bay.

Arom menambahkan, bisnis BNI di Hong Kong ini melayani area Hong Kong, China Mainlaind, Macau dan Taiwan. (jk)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top