BNN Bentuk Tim Terkait Tulisan Haris Azhar

BNN Bentuk Tim Terkait Tulisan Haris Azhar

 Jakarta, Winnetnews.com -  Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (Buwas), mengatakan pihaknya sudah membentuk tim terkait isu pejabat BNN menyalahgunakan kewenangan.

Tim tersebut dibentuk untuk penyelidikan terkait tulisan dari Koordinator KontraS Haris Azhar, yang berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit", yang menyebutkan bahwa adanya pejabat BNN dan Mabes Polri dalam bisnis narkotika terpidana mati Freddi Budiman.

Tulisan tersebut diterbitkan dalam akun media sosial facebook KontraS pada 2014, dan kemudian disebarluaskan kembali oleh berbagai media terutama media online.

"Kita sudah mengambil langkah-langkah dan tim penyelidikan sudah dipimpin langsung Irtama (Inspektorat Utama), saya sebenarnya berterima kasih kepada saudara Haris dan kita berkomitmen harus bersihkan oknum - oknum itu dari BNN," kata Buwas di Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Namun Buwas menyesalkan mengapa hal tersebut terungkap setelah terpidana mati Freddy Budiman dieksekusi pada hari Jumat (29/7) di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap.

"Kenapa setelah Freddy Budiman dieksekusi, karena saksi kuncinya Freddy Budiman dan kita berharap sebelumnya. Komitmen saya akan menindaklanjuti dan kalau benar saya akan beri penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudara Haris apabila dia punya bukti," kata Buwas.

Buwas berharap Haris dapat bekerjasama dengan pihaknya untuk mengungkap hal yang dikatakan oleh almarhum Freddy Budiman dan bila tidak benar ada konsekuensi hukumnya. "Ini institusi negara yang sudah dipublikasikan dan saya harap ada buktinya," kata Kepala BNN.

Dia mengatakan akan menindak tegas dan tidak bermain-main bila ada oknum di lingkungan BNN terlibat dalam permainan kasus narkoba. Dan pihaknya dalam hal ini terus melakukan penelusuran.