BNN Sebut 80 Kilogram Sabu di Tanjung Pinang Diselundupkan Dari Malaysia

BNN Sebut 80 Kilogram Sabu di Tanjung Pinang Diselundupkan Dari Malaysia

Jumat, 5 Agt 2016 | 15:11 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Deputi Pemberantasan Narkotika BNN Brigjen Pol Arman Depari mengatakan, sabu-sabu seberat 80 kilogram dan 120 ribu butir ekstasi yang diamankan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, diselundupkan dari Johor Baru, Malaysia.

"Kemudian barang haram itu dibawa ke Tanjungbatu, masih di kawasan Karimun dengan menggunakan kapal cepat," kata Arman ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Dari Tanjungbatu, kata Arman, barang haram itu dibawa ke Tanjungpinang dengan menggunakan kapal cepat.

"Rencananya, tersangka akan membawa sabu-sabu dan ekstasi itu ke Batam dengan menggunakan mobil, untuk selanjutnya dikirim dengan menggunakan jasa ekspedisi ke Jakarta, Surabaya dan Makassar," ungkapnya.

Arman melanjutkan, sebelum dikirim keluar Tanjung Pinang, anggota BNN berhasil mencium keberadaan barang haram dan mengamankan tiga orang kurir, satu diantaranya tewas setelah lompat dari lantai tiga di ruko Taya Ban, Tanjung Pinang.

"Petugas berhasil mengamankan 71 paket sabu-sabu seberat 80 kg, dan 120 ribu ekstasi yang disembunyikan di dalam ban mobil," katanya.

Mantan Kapolda Kepri itu mengemukakan kasus itu masih dalam pengembangan. BNN akan menyelidiki lebih mendalam siapa pemilik barang haram tersebut.

"Masih kami selidiki lebih mendalam. Tersangka dan barang bukti akan dibawa ke Jakarta," katanya.

Berdasarkan UU Narkotika, kedua tersangka terancam hukum mati.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...