Bocah Ini Tak Sengaja Makan Masker yang Tercampur di Nuggetnya
Foto: UNILAD

Bocah Ini Tak Sengaja Makan Masker yang Tercampur di Nuggetnya

Jumat, 7 Agt 2020 | 08:20 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Seorang anak kecil berusia enam tahun bernama Maddie, sedang asik memakan nugget ayam saat tiba-tiba saja ia mulai tersedak. Melihat kondisi anaknya, sang ibu pun segera berusaha menolongnya.

Laura Arber, ibunda Maddie, kemudian menemukan sebuah masker berwarna biru di dalam makanan anaknya dan membuatnya tersedak. Berdasarkan informasi dari UNILAD, nugget tersebut dibelinya dari McDonald’s yang berada di Hampshire, Inggris. Dia mengatakan kalau masker itu benar-benar berada dalam adonan makanan cepat saji tersebut.

“Putriku mulai tersedak dan aku memasukkan jari-jari ku ke tenggorokannya untuk mengeluarkannya, itu hanya berwarna biru. Aku pikir apa ini?” ujar Laura.

Dia melanjutkan, “Aku bahkan tidak berpikir itu adalah nugget ayam tetapi melihat ke kotak dan yang bisa ku lihat hanyalah warna biru ini keluar dari 20 nugget ayam lagi di kotak. Dan masker itu termasak di dalamnya, seperti bagian dari adonan dan itu jelas-jelas sebuah masker. Kamu bisa melihat jahitannya dan seberapa kokohnya itu.”

Laura pun segera kembali ke restoran cepat saji tempatnya membeli nugget ayam tersebut dan bertemu manajer di sana. Dia diberitahu bahwa nugget tersebut tidak dibuat di sana.

Ibu dari empat anak ini mengklaim dia tidak mendapatkan permintaan maaf dari pihak manajer dan saat ia bertanya apakah mereka akan terus menjual nugget itu, mereka menjawab ya dan itu cukup menganggunya.

Pihak McDonald’s pun menanggapi masalah ini dan mengatakan bahwa mereka akan melakukan invesitigasi.

“Kami sangat menyesal mendengar tentang pengalaman pelanggan ini. Keamanan pangan adalah yang paling penting bagi kami dan kami sangat menekankan pada kontrol kualitas, mengikuti standar yang ketat untuk menghindari ketidaksempurnaan,” jelas juru bicara restoran cepat saji tersebut.

“Ketika masalah tersebut diberitahu kepada staf kami, kami meminta maaf, menawarkan pengembalian dana penuh dan meminta pelanggan untuk mengembalikan barang tersebut sehingga kami dapat menyeldiki lebih lanjut masalah tersebut dan mengisolasi produk yang terpengaruh,” imbuhnya.

Pengalaman ini sempat dibagikan oleh Laura Arber melalui akun Facebooknya. Akan tetapi, kiriman tersebut saat ini sudah dihapus.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...