Bocah Retas 12 Situs Web dari Tempat Tidur

Rike
Jumat, 29 Juli 2016 17:16 WIB
Oleh Rike pada Jumat, 29 Juli 2016 17:16 WIB
Image Bocah Retas 12 Situs Web dari Tempat Tidur

WinNetNews.com-Bocah laki-laki meretas 12 situs web di dunia, diantaranya situs milik polisi. Peretasan dilakukan ketika dia belum berumur 16 tahun seperti sekarang.

Bocah asal Plympton, dekat Plymouth, Devon, Inggris, itu juga mengirim berita bohong mengenai adanya serangan bom (bomb hoax) ke maskapai penerbangan melalui Twitter. Remaja itu, yang tak disebut namanya sebab alasan hukum, melakukan peretasan, termasuk situs milik polisi di wilayahnya dan Sea World saat dia berusia 14 dan 15 tahun. Bocah itu menyerang situs milik pemerintah, polisi, dan situs lainnya di Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Utara dari laptop kecil di tempat tidur rumahnya di Plympton.

Devon dan Cornwall Polisi terkena dampak selama 44 menit karena serangan Penolakan Layanan secara Terdistribusi atau Distributed Denial of Service (DDoS).Perbuatan anak ini juga menyebabkan Sea World mengalami kerugian sebesar hampir 600.000 dollar AS atau setara Rp 7,8 miliar, seperti dilaporkan Daily Express, Rabu (20/7/2016).Anak itu dikenai tiga pelanggaran sesuai Bab 3 UU Penyalahgunaan Komputer, berkaitan dengan serangan DDoS, dan dihukum dua tuduhan berdasarkan Pasal 51 UU Tindak Pidana.Itu pun terkait bomb boax yang dikirimnya via Twitter ke American Airlines, Gedung Putih, dan Delta Air Lines pada 13 Februari 2015. Hakim Distrik Diane Baker mengatakan pada anak itu, yang duduk di samping ibunya di Pengadilan Pemuda Plymouth, bahwa ia sudah berpikir untuk memvonisnya penjara 12 bulan dan pembinaan. Tapi, Baker mengatakan, bila anak itu dihukum, hal itu bakal "menghancurkan" hidupnya.

Menurut Baker, hal yang paling tepat untuk anak itu yaitu dengan memasukkannya ke tempat rehabilitasi remaja selama dua tahun dengan 120 jam pembinaan dan kursus. Baker juga memerintahkan ibu anak itu untuk membayar denda 620 poundsterling atau sekitar Rp 10,7 juta."Kamu telah menyusahkan orangtuamu selama jangka waktu tersebut," ucap hakim Baker kepada remaja itu, sambil menambahkan bahwa laptopnya takkan dihancurkan."Saya harus mengatakan, sangat tidak sehat bagi seorang remaja seusiamu menghabiskan banyak waktu hanya di komputer," lanjut Baker lagi.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Polisi Malaysia Tangkap 3 WNI yang Diduga Terkait ISIS

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.