Bom Meledak Dekat Rumah Presiden Yaman, ISIS Klaim Sebagai Dalangnya

Bom Meledak Dekat Rumah Presiden Yaman, ISIS Klaim Sebagai Dalangnya

Jumat, 29 Jan 2016 | 11:18 | Rusmanto
WinNetNews.com - ISIS mengklaim sebagai pihak yang bertanggungjawab atas serangan bom di depan kediaman Presiden Yaman, Abd-Rabbu Mansour Hadi, di kawasan selatan kota Aden. Pemerintah setempat mengatakan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia dalam ledakan tersebut.

Dalam keterangan yang dirilis secara online yang dilansir Reuters, Kamis (28/1/2016), ISIS mengatakan pelaku membawa sebuah bom bunuh diri dalam sebuah mobil. Pelaku tersebut teridentifikasi bernama Abu Hanifa al-Hollandi yang mengesankan pelaku merupakan warga Belanda.

Akibat serangan itu, ISIS mengatakan sebanyak 10 petugas keamanan tewas dan 20 orang lainnya terluka. Akan tetapi, klaim tersebut belum dapat dipastikan keasliannya terkait identitas pelaku.

Sedangkan aparat setempat yang juga sebagai saksi mata mengatakan sekitar 10 orang terluka akibat insiden itu. "Bom bunuh diri di dalam mobil itu menargetkan petugas pengamanan yang jarak halamannya 500 meter dari Istana Maashiq. Mayoritas penduduknya adalah sipil," kata aparat setempat yang dilansir Reuters.

Serangan tersebut adalah serangan mematikan yang dilakukan ISIS kepada pemerintah Yaman dengan menargetkan aparat keamanan.

disadur dari situs detik news

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...