Skip to main content

Bos Medco Curhat Sulitnya Industri Migas Indonesia

Bos Medco Curhat Sulitnya Industri Migas Indonesia
Bos Medco Curhat Sulitnya Industri Migas Indonesia

CEO dan President Director PT Medco Energi Internasional Lukman Mahfoedz blak-blakan mengenai kondisi industri minyak dan gas bumi (migas) saat ini. Sebagai pelaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dirinya menyebut banyak tantangan yang harus dihadapi, di antara lain anjloknya harga minyak dunia.

"Saat ini, di KKKS dalam situasi migas yang sulit, kenapa, karena harga minyak yang lebih rendah 50 persen daripada sebelumnya. Jadi kita menghadapi tantangan yang demikian," tegas Lukman di Kantor SKK Migas, Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Lukman menambahkan, tantangan berat lainnya adalah bagaimana menaikkan produksi migas di tengah lesunya harga minyak dunia. Terlebih lagi, lapangan migas di Indonesia saat ini belum ada cadangan migas yang besar-besar lagi.

"Terus kemudian yang rendahnya harga minyak ini mengurangi kita eksplorasi, pelaksanaan proyek-proyek juga terpaksa di tunda, jangan ditambahkan hal-hal yang lain," kata Lukman.

Menurut Lukman, yang terpenting saat ini adalah memperbaiki iklim investasi dalam negeri, sehingga banyak investor yang menanamkan investasinya di Indonesia, khususnya di sektor migas.

"Kalau kita menarik invesment, di seluruh dunia saat ini berusaha tarik invesment, pak Jokowi kemarin ke Singapura menarik invesment, jadi invesment climate yang ada dijaga," tandasnya.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top