BPJS Malang Akan Laporkan Perusahaan Nakal

BPJS Malang Akan Laporkan Perusahaan Nakal

WinNetNews.com - Di Kota Malang ada sekitar ratusan perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya ke  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Malang. Oleh karena itu, BPJS berencana laporkan perusahaan nakal itu ke Kejaksaan Negeri setempat.

"Kami melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan tersebut, kalau tidak ada respons, akan kami serahkan ke Kejaksaan. Namun, harapan kami jangan sampai ke Kejaksaan," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Sri Subekti, Selasa (2/8).

Nantinya lebih dari 100 perusahaan yang akan dilaporkan, selain karena tidak mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan, sebagian lainnya menunggak iuran hingga berbulan-bulan.

Menurut Sri Subekti, perusahaan yang bakal dilaporkan itu bermacam-macam, salah satunya adalah yayasan pendidikan swasta. Yayasan semacam itu selama ini banyak yang tidak mendaftarkan pekerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan, padahal memiliki karyawan lebih dari 25 orang.

Selain yayasan, lanjutnya, perusahaan lain yang juga akan dilaporkan ke Kejaksaan adalah lembaga pengelola keuangan, seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR). "Kami melaporkan perusahaan-perusahaan nakal, itu tidak tiba-tiba. Kami beri surat peringatan satu dua dulu, selanjutnya ada kunjungan dan kalau tidak ada respons, baru kami laporkan," urainya.