BPJS Malang Akan Laporkan Perusahaan Nakal

Gunawan Wibisono
Selasa, 02 Agustus 2016 10:04 WIB
Oleh Gunawan Wibisono pada Selasa, 02 Agustus 2016 10:04 WIB
Image BPJS Malang Akan Laporkan Perusahaan Nakal

WinNetNews.com - Di Kota Malang ada sekitar ratusan perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya ke  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Malang. Oleh karena itu, BPJS berencana laporkan perusahaan nakal itu ke Kejaksaan Negeri setempat.

"Kami melakukan kunjungan ke perusahaan-perusahaan tersebut, kalau tidak ada respons, akan kami serahkan ke Kejaksaan. Namun, harapan kami jangan sampai ke Kejaksaan," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Sri Subekti, Selasa (2/8).

Nantinya lebih dari 100 perusahaan yang akan dilaporkan, selain karena tidak mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan, sebagian lainnya menunggak iuran hingga berbulan-bulan.

Menurut Sri Subekti, perusahaan yang bakal dilaporkan itu bermacam-macam, salah satunya adalah yayasan pendidikan swasta. Yayasan semacam itu selama ini banyak yang tidak mendaftarkan pekerjanya kepada BPJS Ketenagakerjaan, padahal memiliki karyawan lebih dari 25 orang.

Selain yayasan, lanjutnya, perusahaan lain yang juga akan dilaporkan ke Kejaksaan adalah lembaga pengelola keuangan, seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR). "Kami melaporkan perusahaan-perusahaan nakal, itu tidak tiba-tiba. Kami beri surat peringatan satu dua dulu, selanjutnya ada kunjungan dan kalau tidak ada respons, baru kami laporkan," urainya. 

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Sama dengan Uruguay dan Argentina, Prancis Dua Kali Juara Piala Dunia

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.