Skip to main content

BPK-KPK Sepakati Lima Poin Terkait RSSW

BPK-KPK Sepakati Lima Poin Terkait RSSW
BPK-KPK Sepakati Lima Poin Terkait RSSW

Jakarta, Winnetnews.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, mengungkapkan ada lima kesepakatan hasil pertemuan pihaknya dengan Bdan Pemeriksa Keuangan (BPK), Senin (20/6/2016).

Pertemuan itu dilakukan kedua lembaga negara, terkait dengan pembelian lahan RS Sumber Waras, Jakarta Barat, oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Seperti diketahui, kedua lembaga negara tersebut memiliki silang pendapat terkait dengan pembelian lahan RSSW. BPK melalui auditnya menyatakan, adanya kerugian negara senilai Rp191 miliar. Sedangkan KPK mengaku tidak ada perbuatan melawan hukum oleh Pemprov DKI.

Berikut lima kesepakatan BPK-KPK:

1. Kedua lembaga menghormati kewenangan masing-masing

2. Kedua lembaga telah melaksanakan kewenangannya masing-masing.

3. KPK menyatakan bahwa sampai dengan saat ini belum ditemukan perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi, sehingga belum membawa permasalahan Rumah Sakit Sumber Waras ke ranah penyidikan Tipikor. KPK tidak menegasikan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigasi yang telah disampaikan BPK kepada KPK.

4. BPK menyatakan bahwa telah terjadi penyimpangan dalam permasalahan Rumah Sakit Sumber Waras, sehingga berdasarkan amanat UUD 1945, Pasal 23 E Ayat 3, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap harus menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014 yang telah diterbitkan oleh BPK.

5. BPK dan KPK akan saling bersinergi untuk melaksanakan tugas pokoknya dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top