BPKH Klarifikasi Terkait Penggunaan Dana Haji USD 600 Juta untuk Stabilitas Rupiah
Ibadah Haji di Mekkah.

BPKH Klarifikasi Terkait Penggunaan Dana Haji USD 600 Juta untuk Stabilitas Rupiah

Rabu, 3 Jun 2020 | 09:13 | Anggara Putra Utama

Winnetnews.com -  Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengklarifikasi  keberangkatan  ibadah haji tahun 2020 yang dibatalkklarifikasi tidak terkait dengan penggunaan dana sebesar USD 600 juta untuk membantu memperkuat rupiah.

Berdasarkan dari keterangan tertulis BPKH, pernyataan mengenai apabila haji 2020 ditiadakan, maka dana USD 600 juta BPKH dapat dipakai untuk memperkuat rupiah pernah diucapkan di acara internal Halal Bihalal Bank Indonesia pada 26 Mei 2020.

"Pernyataan tersebut adalah bagian dari ucapan silaturahmi secara online kepala Badan Pelaksana (BP) Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada Gubernur dan jajaran Deputi Gubernur BI," dikutip dari keterangan tertulis BPKH, Selasa (2/6/2020).

Saat itu, Kepala BP BPKH Anggito Abimanyu di hadapan Gubernur dan Deputi Gubernur BI, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1441 H dan memberikan update mengenai Dana Haji, diantaranya Dana Kelolaan, Investasi dan Dana Valuta asing serta kerjasama BI dan BPKH mengenai kantor di Bidakara, pengelolaan Valuta Asing dan rencana Cashless Living Cost Haji dan Umrah. 

Anggito menegaskan tidak memberikan pernyataan Pembatalan Haji 2020 apalagi menghubungkannya dengan dana 600 juta dolar tersebut.

Diketahui, dana tersebut memang tersimpan di rekening BPKH dan jika tidak dipergunakan untuk penyelenggaraan ibadah haji akan dikonversi kedalam mata uang rupiah dan dikelola oleh BPKH.

Nantinya, dana konversi rupiah itu akan tetap akan tersedia dalam rekening BPKH yang aman dan dipergunakan dalam menunjang penyelenggaraan ibadah haji.

Anggit mengatakan  bahwa seluruh dana kelolaan jemaah haji senilai lebih dari Rp 135 triliun per Mei 2020 dalam bentuk rupiah dan valuta asing dikelola secara professional pada instrumen syariah yang aman dan likuid.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...