(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

BRI Setor Dividen Rp4,36 Triliun Ke Pemerintah

Muchdi
Muchdi

BRI Setor Dividen Rp4,36 Triliun Ke Pemerintah

WinNetNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyetorkan dividen kepada pemerintah senilai Rp4,36 triliun dari laba bersih yang diperoleh sepanjang tahun lalu senilai Rp25,4 triliun (konsolidasi).

Corporate Secretary BRI Hari Siaga Amijarso mengatakan nilai dividen tersebut lebih tinggi dibandingkan dividen yang disetorkan tahun lalu senilai Rp4,12 triliun.

"Dividen yang disetorkan BRI kepada pemerintah telah menyumbang 12,74% dari target penerimaan negara melalui dividen BUMN sesuai dengan yang tercatat dalam informasi APBN 2016, yakni senilai Rp34,2 triliun," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/4/2016).

Adapun, total jumlah dividen yang dibayarkan kepada para pemegang saham tahun ini mencapai Rp7,62 triliun atau sebesar 30% dari total laba bersih sepanjang tahun lalu. Pembayaran dividen dilaksanakan pada Jum’at (22/4/2016) secara tunai.

Hari menyatakan nilai dividen yang dibayarkan kepada para pemegang saham di tahun ini mengalami kenaikan sebesar 5% dibandingkan tahun lalu, seiring dengan peningkatan kinerja perseroan.

 

"Pada 2015, setoran dividen BRI tercatat Rp7,27 triliun. Sedangkan di 2016 ini, setoran dividen BRI mencapai Rp7,62 triliun," ucapnya.

Lebih lanjut, Hari mengungkapkan meski kontribusi dividen BRI kepada negara cukup signifikan, komitmen pemegang saham untuk mengembangkan bisnis perseroan justru menguat. Melalui RUPST beberapa waktu lalu, pemegang saham sepakat menetapkan 70% dari laba bersih BRI Tahun Buku 2015 atau Rp17,77 triliun sebagai laba ditahan.

Laba ditahan tersebut akan digunakan untuk memperkuat ekspansi perusahaan, terutama di sektor usaha mikro. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BBRI hingga akhir 2015 juga tercatat masih kuat yakni sebesar 20,59%, setelah memperhitungkan risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional.

Naiknya rasio kecukupan modal tersebut, membuat perseroan lebih ekspansif dalam menyalurkan pinjaman. Untuk tahun ini, bank spesialis kredit mikro tersebut mencantumkan target pertumbuhan sebesar 15% secara tahunan.

Sumber&Foto dari Bisnis, Jakarta

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});