Bukan Cuma Rupiah, Komplotan Ini Juga Bisa Palsukan Dollar! Amazing!
Uang dollar dan rupiah yang dipalsukan/Dokumentasi Polda Sulawesi Tenggara

Bukan Cuma Rupiah, Komplotan Ini Juga Bisa Palsukan Dollar! Amazing!

Sabtu, 6 Mei 2017 | 13:56 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Polda Sulawesi Tenggara mengungkap peredaran uang palsu dengan total nilai miliaran rupiah. Tiga tersangka berhasil diamankan berinisial SI (52), PA (48) dan SA (42). Pengungkapan ini berawal saat tersangka SI yang akan berangkat dari Kendari menuju Jakarta.

“Saat melewati pintu pemeriksaan X-Ray, petugas bandara curiga dengan tas yang dibawa tersangka. Tas kemudian dibuka secara manual sehingga ditemukan uang pecahan dolar Amerika yang diduga palsu,” kata Dir Reskrimsus Polda Sultra, Kombes Pol. Wira Satya Triputra, Sabtu (06/05/2017).

Wira melanjutkan, uang palsu itu berada di dalam tas milik tersangka PA yang saat itu juga ada di bandara mengantar tersangka SI.

"Pengakuan para tersangka uang itu rencananya akan dibawa ke Jakarta untuk dijual,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, setelah tersangka SI ditangkap dan dibawa ke pihak keamanan bandarauntuk dilakukakan pemeriksaan dan dilakukan pengembangan.

“Dari hasil pengembangan berhasil dilakukan penangkapan satu tersangka lagi berisial SA,” imbuhnya.

image0

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni 2987 lembar pecahan 100 dolar atau dirupiahkan sekitar Rp4 miliar, 1 lembar pecahan 50 dolar, 1 lembar pecahan 20 dolar, 11 lembar pecahan Rp100 ribu, 101 pecahan uang mainan Rp100 ribu, 2 buah alat deteksi uang dan 4 unit handphone.

Polda Sultra rencananya akan bekerjasama dengan pihak Kedutaan Amerika mengenai uang palsu dolar itu. Sementara untuk pemalsuan rupiah, aparat akan bekerjasama dengan pihak BI wilayah Sulawesi Tenggara.

“Terhadap ketiga tersangka dijerat pasal 244 dan atau pasal 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara sub pasal 36 ayat 2 yo pasal 26 ayat 2 UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 10 tahun atau denda maksimal Rp10 miliar,” tutup Wira.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...