Bulan Ramadan Tiba, Kurma Tunisia dan Mesir Paling Dicari Pembeli
ilustrasi

Bulan Ramadan Tiba, Kurma Tunisia dan Mesir Paling Dicari Pembeli

Sabtu, 27 Mei 2017 | 20:25 | Rusmanto

WinNetNews.com - Pedagang kurma biasanya marak bulan Ramadan, salah satunya di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kurma yang dijual berasal dari berbagai negara seperti Mesir, Arab Saudi, Tunisia hingga Amerika Serikat.

Masing-masing kurma dijual dengan harga yang berbeda-beda tergantung dari tekstur daging buahnya hingga ukurannya. Kurma asal Tunisia dan Mesir menjadi yang paling banyak dicari oleh para pembeli lantaran harganya yang relatif lebih murah.

Kurma madu Tunisia juga digemari lantaran teksturnya yang lembut dan ukurannya yang pas untuk sekali makan. Sedangkan kurma Mesir diminati lantaran harganya yang murah dan biasanya disajikan untuk takjil pada acara partai besar sehingga dibeli dengan jumlah yang banyak.

"Kurma madu Tunisia ini paling banyak dicari, teksturnya lembut. Harganya Rp 100 ribu per kg. Kalau kurma Mesir ini biasanya untuk suguhan takjilan, harganya per kilo Rp 50 ribu. Tapi kalau beli per dus harganya lebih murah, bisa Rp 350 ribu untuk 10 kg," kata Toni, salah seorang pedagang kurma di Tanah Abang saat ditemui di lokasi, Jakarta, Sabtu (27/5/2017).

Sedangkan kurma dengan merk Medjool asal California, Amerika Serikat menjadi yang termahal dengan harga Rp 350 ribu per kilogramnya. Ukurannya yang lebih besar dari jenis kurma lainnya membuat harga kurma asal Amerika ini lebih mahal.

Namun dari segi rasa, menurut Toni, kurma jenis ini memiliki rasa yang sama dengan jenis kurma madu Tunisia dan sejenisnya.

"Biasanya itu untuk konsumen menengah ke atas. Tapi rasanya sama saja sebenarnya. Ya sesuai seleralah," pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...