Bullying di Sekolah Harus Ditangani Serius

Bullying di Sekolah Harus Ditangani Serius

WinNetNews.com - Kasus bullying di sekolah sampai dengan hari ini masih marak terjadi di Indonesia. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad mengatakan sekolah harus serius dalam menangani bullying.

"Sekolah dan Dinas Pendidikan agar mengikuti ketentuan permendikbud nomor 28 tahun 2015. Dalam hal ini, mencegah dan menanggulangi tindak kekerasan di sekolah,"kata Hamid dikutip darii detikcom, Rabu (4/5/2016).

"Bullying di sekolah khususnya di Jakarta, harus ditangani serius oleh kepala sekolah, guru, orang tua dan masyarakat,"imbuh dia.

Hamid mengatakan, pihak sekolah seharusnya mampu melakukan pencegahan sedini mungkin dalam mencegah bullying. Sekolah bisa melakukannya melalui kegiatan dan sosialisasi kepada siswa.

"Sekolah lakukan pencegahan sedini mungkin, melalui sosialisasi, publikasi dan penegakan tata tertib sekolah. Jangan ada pembiaran terhadap bullying sekecil apapun juga," urai Hamid.

Baca juga: Heboh Video Bullying, Siswi SMA 3 Jakarta Dipaksa Merokok & Pakai Bra

Dia juga menyebut, peran orang tua sangat berpengaruh dalam pencegahan bullying di lingkungan sekolah. "Libatkan orang tua dan masyarakat sekitar sekolah dalam upaya pencegahan ini,"pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi kekerasan siswa Kelas XII SMA 3 Jakarta terhadap adik kelasnya direkam dalam video berdurasi 37 detik yang tersebar dalam media sosial. Dari video itu terucap kata-kata makian ke para siswi junior. "Perek perek perek," demikian kata yang terucap dalam video itu.

Tidak lama terlihat ada siswi yang diguyur kepalanya dengan air di botol. Setelah itu ada siswi memakai bra di luar baju sekolah, dan dipaksa merokok. Siswi itu terlihat menunduk dan mengusap matanya. Belum diketahui motif siswi senior itu melakukan bullying.