Bulog Bidik 3,9 Juta Ton Beras dari Petani

Bulog Bidik 3,9 Juta Ton Beras dari Petani

Senin, 18 Jan 2016 | 07:52 | Rusmanto
WinNetNews.com - Untuk menjaga kestabilan harga beras di dalam negeri, Perum Bulog berupaya memperkuat stok beras yang dimilikinya. Tahun ini, Bulog menargetkan pengadaan beras hingga 3,9 juta ton dari petani. Target tersebut terdiri dari pengadaan beras medium untuk Public Service Obiligation (PSO/penugasan pemerintah) sebanyak 3,2 juta ton, dan 700.000 ton beras premium untuk komersial.

"Targetnya (penyerapan beras tahun 2016) 3,2 juta ton untuk yang PSO. Ditambah 700.000 ton untuk yang premium," kata Direktur Pengadaan Perum Bulog, Wahyu, Senin (18/1/2016).

Total modal yang dibutuhkan untuk membeli 3,2 juta ton beras medium ditambah 700.000 ton beras premium dari petani mencapai sekitar Rp 30 triliun. "Jadi 3,2 juta ton dikali Rp 7.500/kg, tambah pengadaan beras premium, hampir Rp 30 triliun," ucap Wahyu.

Agar target penyerapan beras tersebut dapat tercapai, Bulog mengerahkan para petugasnya di lapangan, para mitra kerja, serta Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) untuk mengumpulkan beras dari para petani di seluruh Indonesia.

Tetapi, Wahyu menambahkan, keberhasilan pengadaan beras ini tidak hanya ditentukan oleh Bulog saja, tapi juga capaian produksi beras yang amat dipengaruhi faktor alam. Bila produksi beras tak seperti yang diharapkan, tentu serapan beras Bulog juga sulit mencapai target. Karena itu, pihaknya berharap dampak el nino pada akhir 2015 tidak terlalu parah, dan ancaman la nina tidak menjadi kenyataan.

"Kita sedang memonitor kondisi pertanaman, karena kalau bicara serapan gabah dan beras maka bukan hanya dari sisi kita tapi juga dari alam. Sebetulnya kami sudah siap (untuk pengadaan beras). Tapi lagi-lagi tergantung iklim, alam, kalau hujan tidak banyak berarti tanam tidak banyak juga," tutupnya.

disadur dari situs detik finance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...