Bulog Sudah Jual 5.000 ton Daging Kerbau ke Pasar

Rusmanto
Rusmanto

Bulog Sudah Jual 5.000 ton Daging Kerbau ke Pasar

WinNetNews.com - Perum Bulog sampai saat ini terus mendatangkan daging kerbau impor asal India. Namun demikian, dari target 10.000 ton daging kerbau yang seharusnya selesai pada September lalu, BUMN logistik pangan tersebut baru merampungkan impor 7.830 ton.

Direktur Pengadaan Bulog, Wahyu, mengatakan keterlambatan pengiriman daging kerbau ini lantaran kendala gangguan cuaca saat pengapalan dari India.

"Kemarin terakhir baru masuk 7.830 ton, jadi masih kekurangan sekitar 2.000 ton. Ini sedang dalam perjalanan, kami minta adendum karena terkait beberapa keterlambatan pengapalan," jelas Wahyu, Selasa (4/10/2016).

Dari jumlah itu, lanjut dia, sebanyak lebih dari 5.000 ton daging kerbau dengan merek Allana itu sudah dilepas dijual ke pasaran.

"Kami targetkan bagian dari 70.000 ton ini masuk di Oktober. Kami saat ini sudah kerjasama untuk pembelian 70.000 ton. Kemungkinan seluruh daging kerbau baru sebanyak itu baru selesai dikirim sampai tahun depan. Tapi masuknya bisa lebih cepat dari impor pertama, karena proses karantinanya sudah tidak terlalu ketat," jelas Wahyu.

Apa Reaksi Kamu?