Bunga The Fed Tidak Jadi Naik

Bunga The Fed Tidak Jadi Naik

Rabu, 30 Mar 2016 | 10:40 | Rusmanto
WinNetNews.com - Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah mulai melemah, setelah adanya indikasi bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed tidak akan menaikkan tingkat bunganya bulan depan.

Berdasarkan data perdagangan Reuters, Rabu (30/3/2016), dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.325, dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.385.

Kemarin, dolar AS sempat melonjak ke level tertingginya di Rp 13.424.

Setelah dibuka melemah, dolar AS mencoba bergerak naik ke level tertingginya pagi ini di Rp 13.365. Namun, penguatan dolar AS tak bertahan lama. Mata uang Paman Sam tersebut kembali melemah dan menyentuh level Rp 13.355.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengungkapkan, tadi malam Gubernur The Fed Janet Yellen menyampaikan pidatonya di depan klub ekonom New York yang mengindikasikan The Fed akan berhati-hati dalam menyesuaikan tingkat bunga Fed Fund Rate (FFR).

Yellen masih mengkhawatirkan perlambatan ekonomi global akan berdampak pada target pertumbuhan ekonomi negara adidaya tersebut.

Rendahnya risiko pasar global setelah adanya indikasi The Fed tidak akan menaikkan tingkat bunganya bulan depan akan mempengaruhi perdagangan saham hari ini.

Dolar AS yang kembali melemah akan berdampak positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah.

disadur dari situs detik finance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...