Buntut Bom Thamrin, Pengawasan Napi Terorisme Diperketat

Buntut Bom Thamrin, Pengawasan Napi Terorisme Diperketat

Selasa, 19 Jan 2016 | 10:00 | kontri

WinNetNews.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah memperketat pengawasan terhadap narapidana teroris pascaaksi teror di Pospol Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat yang terjadi pekan lalu.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Mulyanto mengatakan, pengawasan terhadap napi teroris lebih ditingkatkan dan pengetatan lebih ekstra juga diberlakukan bagi para pembesuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau napi terorisme.

“Pembatasan jam besuk masih tetap seperti semula, tetapi pengawasan bagi napi dan pembesuknya lebih ditingkatkan lagi,” katanya pada Kriminalitas.com, Senin (18/1).

Menurut dia, saat ini di Jawa tengah ada puluhan napi kasus terorisme yang tersebar di beberapa lembaga pemasyarakatan, seperti di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

“Di Jawa Tengah, ada sekitar 36 orang napi yang terjerat kasus terorisme,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Liliek Darmanto mengatakan, aksi teror seperti yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta itu membuat secara otomatis pengawasan di sejumlah lembaga pemasyarakatan yang ada di wilayahnya diperketat.

“Kapolres langsung mengambil langkah-langkah antisipasi, sedangkan intelijen kami, terus melakukan pemantauan di lapangan,” jelas Liliek.

Sementara status siaga satu yang beberapa waktu lalu diberlakukan kini telah dicabut.

(dilansir dari kriminalitas)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...