Buntut Diklatsar Menelan Korban, Mahasiswa UNS Tuntut Menwa Dibubarkan

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan sebulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Buntut Diklatsar Menelan Korban, Mahasiswa UNS Tuntut Menwa Dibubarkan
Foto: ANTARA

Winnetnews.com -  Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menuntut Resimen Mahasiswa (Menwa) di kampus mereka dibubarkan menyusul meninggalnya Gilang Endi Saputra saat mengikuti Diklatsar. Keberadaan Menwa dinilai sudah tidak relevan dengan iklim akademik di universitas negeri di Solo itu.

Sejak kasus Gilang menjadi sorotan, pihak Menwa justru menghindar dari perhatian publik. Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum, Zakky Musthofa menyayangkan pihak Menwa yang sama sekali tidak bersuara setelah Diklatsar yang menelan korban jiwa tersebut.

"Kami lihat tidak ada iktikad baik dari Menwa," katanya.

"Jangankan muncul di publik, ucapan belasungkawa atau permohonan maaf juga tidak ada," lanjutnya.

Zakky yang juga menjabat Presiden BEM UNS menuntut Menwa UNS dibubarkan jika terbukti ada tindak pidana dalam kasus meninggalnya Gilang. Menurutnya Menwa sudah tidak relevan di lingkungan akademis yang seharusnya lebih mengedepankan pemikiran ketimbang fisik.

"Urgensi akademiknya agak kurang," katanya.

Zakky mengaku banyak mendengar anggota Menwa yang menceritakan kuatnya kultur senioritas di organisasi tersebut. Akibatnya, banyak terjadi kekerasan dan intimidasi di dalam Menwa sendiri.

"Hal-hal seperti itu sudah tidak layak di ruang lingkup akademis seperti di kampus," katanya.

Hal senada disampaikan mahasiswi Fakultas Ekonomi, Laras Sekar Kinanthi. Selama ini, Menwa dianggap sebagai organisasi mahasiswa yang melambangkan bela negara. Citra tersebut rusak setelah Gilang meninggal saat mengikuti kegiatan Menwa.

"Menurut saya bela negara bisa dalam bentuk lain, apalagi di masa globalisasi yang semuanya sudah serba digital seperti ini," katanya.

"Kalau sudah tidak ada urgensinya mending ditiadakan saja. Apalagi selama ini kalau diklat sering memakai kekerasan dan budaya senioritas," lanjutnya.
 

TAGS:

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...