Buntut Kontroversi Manipulasi Voting, Mnet Akan Segera Hapus Semua Tayangan dari Seri "PRODUCE"
Foto: Kpopping

Buntut Kontroversi Manipulasi Voting, Mnet Akan Segera Hapus Semua Tayangan dari Seri "PRODUCE"

Senin, 18 Nov 2019 | 15:08 | Nisa Diniah

Winnetnews.com - Skandal manipulasi voting di acara "PRODUCE" sepertinya semakin memanas. Pasalnya, baru-baru ini, PD Ahn Joon Young kembali membuat pengakuan bahwa dirinya telah memanipulasi voting juga di acara "Produce 101" season 1 dan 2 yang merupakan cikal bakal dari terbentuknya I.O.I dan Wanna One.

Hal ini tentu saja membuat banyak orang geram karena mereka telah ditipu habis-habisan sejak awal penayangan "PRODUCE". Mnet sendiri sudah merilis permintaan maaf dan berjanji akan memberikan kompensasi pada trainee yang menjadi korban.

Media Korea kembali memberikan pembaruan terkait kontroversi manipulasi voting program Mnet ini. Menurut berbagai laporan pada tanggal 18 November, semua video dari acara survival "PRODUCE" telah dihapus karena polisi saat ini sedang menyelidiki manipulasi yang terjadi dalam acara tersebut.

Di tengah memanasnya kontroversi mengenai manipulasi, Mnet akhirnya memutuskan untuk menghapus semua konten yang ada di beberapa portal seperti Naver dan lainnya. Hal ini berarti para penggemar tidak akan bisa memutar ulang video tersebut melalui portal resmi.

Hal ini rupanya menjadi sorotan banyak netizen Korea. Mereka meminta CJ Entertainment agar segera menyelesaikan permasalahan ini agar tidak semakin banyak korban yang tersakiti.

"CJ perlu menyelesaikan situasi ini secepatnya. Semakin lama ditunda, semakin tersakiti anak-anak yang sudah bekerja keras. Aku tidak ingin ada masalah lagi dengan anak-anak itu," kata seorang netter.

"CJ seharusnya memastikan tidak ada trainee dan tim debut yang tersakiti," tutur netter lain.

"Apa ini satu-satunya yang bisa CJ lakukan? Perbaiki hubungan dengan trainee yang gagal dan pikirkan tentang menjaga member yang terpilih debut," ujar netter lain.

"Kita akan melihat apa mereka akan memperbaiki keadaan atau membuat lebih banyak korban," komentar netter lain.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...