Buntut Rusuh Lapas Banceuy, Menkum HAM Akan Lakukan Rotasi Sipir dan Napi

Buntut Rusuh Lapas Banceuy, Menkum HAM Akan Lakukan Rotasi Sipir dan Napi

WinNetNews.com-Buntut kerusuhan yang picu kebakaran di Lapas Banceuy, Bandung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly bakal melakukan rotasi baik petugas lapas atau sipir ataupun tahanan. Terlebih lapas Banceuy dinilai telah kelebihan kapasitas.

"Sebagian (petugas) mungkin ada yang geser dari sini, kita alih, kita tukar supaya fresh, supaya ganti," ujar Yasonna, di sela tinjauan ke Lapas Banceuy, Bandung, Sabtu (23/4).Soal pemindahan tahanan, menurut dia, sementara ini tak akan dilakukan. Pemindahan tahanan dikhawatirkan malah picu keributan kembali. Tetapi, pemindahan bakal dilakukan meski tak dalam waktu dekat.

"Intinya kita akan geser sedikit-sedikit. Misalnya ada orang-orang yang kita anggap perlu kita geser (dipindahkan)," ucapnya.

Penghuni Lapas Banceuy sendiri sudah kelebihan kapasitas, yakni 794. Jumlah itu akan dievaluasi."Nanti beberapa orang yang perlu memang kalau padat kita kurangi kita geser ke daerah lain di Jawa Barat yang bisa mengakomodir," kata dia. Kini, pihaknya telah bentuk penyelidikan secara internal guna mengetahui penyebab kerusuhan yang timbulkan kebakaran itu. Sedang dalam jangka pendek ini bakal fokus lakukan pembangunan kembali bagian lapas yang hancur. Dia mengungkap, bagian lapas yang rusak berat merupakan kantor administrasi dan beberapa bagian blok tahanan. "Bangunan ini akan segera direhab, supaya kegiatan bisa berlangsung. secara bertahap kita akan tingkatkan kualitas bangunan. Kita lihat sudah sangat tua, bangunannya mudah dirobohkan," tambah Politikus PDIP ini.

Pembangunan gedung bakal disertai dengan peningkatan fasilitas-fasilitasnya. Secara umum blok-blok tahanan tetap bisa digunakan. Tetapi fasilitas-fasilitas umumnya yang harus ditingkatkan, diantaranya pintu-pintu yang perlu dirombak.

"Fasilitas lain yang perlu ditingkatkan adalah listrik dan air. Sehingga para napi tidak kesulitan mengakses kebutuhan mendasar tersebut," tutupnya.

Sumber&foto:merdeka.com