Skip to main content

Bupati Subang Sebelum Ojang Sohandi Juga Tersangkut Korupsi

Bupati Subang Sebelum Ojang Sohandi Juga Tersangkut Korupsi
Bupati Subang Sebelum Ojang Sohandi Juga Tersangkut Korupsi

WinNetNews.com - Sudah dua orang Bupati Subang dari era berbeda tersangkut kasus korupsi. Sebelum Ojang Sohandi, Bupati Subang sebelumnya juga terlilit kasus korupsi.

"Jadi Ojang ini ajudannya Eep. Waktu periode kedua, Eep mau ajudannya jadi wakilnya. Di tengah jalan Eep ditangkap kena kasus kemudian Ojang jadi bupati sebentar. Nah dia nyalon lagi karena elektabilitasnya cukup ya sudah maju, eh sekarang ngikutin bosnya," kata Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanuddin, Selasa (12/4/2016).

Pada Pilkada tahun 2013 silam, Ojang Sohandi duet dengan Imas Aryumningsih (64). Keduanya diusung oleh koalisi Golkar-PDIP. Setelah Ojang ditangkap KPK, sesuai aturan Imas kemungkinan ditunjuk menjadi pelaksana tugasnya.

Yang ironis sebenarnya Ojang Sohandi ditangkap KPK tak lama setelah 'bosnya' menghirup udara bebas. Eep Hidayat rupanya sudah menghirup udara bebas dari penjara Lapas Sukamiskin Bandung sejak Februari 2016 silam. Dia sebelumnya divonis lima tahun bui lantaran kasus korupsi Biaya Pungut Pajak Bumi dan Bangunan (BP PBB) Kabupaten Subang tahun 2005-2008 senilai Rp 2,5 miliar.

Pada 2011, Pengadilan Tipikor Bandung memvonis bebas atas perkara korupsi BP PBB Pemkab Subang tahun 2005-2008 senilai Rp 2,5 miliar. Namun vonis ini dianulir Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan Eep bersalah dan harus mendekam di penjara selama lima tahun penjara. Selain itu, Eep didenda Rp 200 juta serta subsider 3 bulan penjara dan wajib mengembalikan uang negara senilai Rp 2,5 miliar. Duduk sebagai majelis kasasi terdiri Artidjo Alkostar sebagai ketua yang didampingi anggota Leopold Hutagalung dan Syamsul Rakan Chaniago.

Nama Eep semakin mencuat sewaktu dia beraksi teatrikal di depan MA atas vonis tersebut. Dia menggigit sandal jepit sebagai simbol penolakan terhadap vonis kepadanya. Pada Maret 2012, tim eksekutor dari Kejaksaan Agung mengeksekusi Eep di rumahnya di Subang. Waktu itu Eep masih berstatus bupati Subang nonaktif.

Pada 2013 lalu, MA menolak upaya hukum luar biasa peninjauan kembali (PK) Eep. Duduk dalam perkara bernomor 230 PK/Pid.Sus/2012 itu ketua majelis Prof Dr Komariah Emong Sapardjaja dengan hakim anggota Sri Murwahyuni dan hakim adhoc AL.

disadur dari situs detik news

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top