Bursa Eropa Cenderung Variatif

Rusmanto
Rusmanto

Bursa Eropa Cenderung Variatif
WinNetNews.com - Bursa saham Eropa berpotensi akan bergerak variatif pada awal perdagangan Kamis (14/7/2016). Respon terhadap kabinet baru Inggris dapat menopang penguatan indeks FTSE.

Investor mencermati perkembangan politik yang terjadi di Inggris. Negara itu sudah memiliki perdana menteri baru. Perkembangan ini berpotensi mengurangi ketidakpastian negara tersebut setelah kemenangan kubu Brexit.

Indeks FTSE berpotensi lebih tinggi 15 poin. Namun bursa saham lainnya berpotensi bergerak terbatas dan cenderung tertekan. Indeks DAX akan berpotensi melemah dan indeks CAC di Prancis akan tergerus 4 poin, demikian seperti mengutip cnbc.com.

Pada perdagangan sebelumnya, bursa saham Eropa tertekan di area negatif. Investor menunggu sosok perdana menteri Inggris yang baru. Namun pada Rabu malam, Theresia Mei telah resmi menggantikan David Comeron.

Cameron mengundurkan diri setelah Inggris keluar dari Uni Eropa.

Apa Reaksi Kamu?