Bursa Saham China Turun Lebih 6%

Bursa Saham China Turun Lebih 6%

Bursa saham China turun hingga lebih dari 6% kemarin dan membuat Wall Street jatuh. Harga komoditas dan kinerja Wal-Mart yang mengecewakan juga jadi sentimen negatif.

Akibatnya para investor menarik dana besar-besaran dari China setelah ekonominya diprediksi melambat. Perusahaan-perusahaan AS dan Eropa yang mengandalkan penjualan di China kena imbasnya.

Indeks Bursa Saham Shanghai ditutup menukik 6,1% ke level 3.749,12 mengalami koreksi terdalamnya sejak 27 Juli. Demikian juga dengan Bursa Saham Shenzhen.

Sementara Wal-Mart Stores Inc, peritel terbesar dunia, sahamnya jatuh 3,4% ke level US$ 69,48 per lembar setelah melaporkan kinerja yang mengecewakan.

"Koreksi 6% yang terjadi di pasar saham China kemarin memberi sentimen negatif," kata Andre Bakhos, Direktur Janlyn Capital LLC di Bernardsville, New Jersey, Rabu (19/8/2015).

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 33,84 poin (0,19%) ke level 17.511,34, Indeks S&P 500 turun 5,52 poin (0,26%) ke level 2.096,92, dan Indeks Komposit Nasdaq melemah 32,35 poin (0,64%) ke level 5.059,35. (jk)