Skip to main content

Bus TransJakarta Terbakar, 12 Armada Sejenis Dikandangkan

Bus TransJakarta Terbakar, 12 Armada Sejenis Dikandangkan
Bus TransJakarta Terbakar, 12 Armada Sejenis Dikandangkan

Jakarta, CNN Indonesia -- PT TransJakarta akan menonaktifkan bus gandeng merk Komodo yang dioperasikan oleh Lorena. Salah satu bus tersebut Jumat (3/7) pagi terbakar di Halte UI Salemba.

Direktur Utama TransJakarta Antonius Kosasih meminta Lorena selaku operator bus-bus tersebut bertanggung jawab.

"Hal ini sama sekali tidak dapat diterima. Semua Bus Lorena yang dioperasikan akan segera kami kandangkan untuk diperiksa oleh personel teknis kami dan juga kami minta Lorena memanggil teknisi dari Komodo untuk bersama-sama teknisi kami melakukan audit dan pemeriksaan teknis terhadap 12 bus sisanya." kata Kosasih dalam keterangan tertulisnya.

Lorena menurut Kosasih mengoperasikan 13 bus gandeng merk Komodo yang jadi armada TransJakarta. Salah satunya yang terbakar pada Jumat pagi. Bus bernomor LRN-045 baru beroperasi setelah direkondisi.

Teknisi TransJakarta dan teknisi produsen bus tersebut akan bersama-sama menggelar audit kelengkapan peralatan dan kondisi teknis bus. Diharapkan nanti bisa diketahui penyebab bus tersebut bisa terbakar.

"Kami tidak akan izinkan bus-bus tersebut beroperasi sebelum kami periksa," kata Kosasih. Ia mengaku sudah meminta bawahannya untuk berkoordinasi agar kejadian serupa tak terulang demi keselamatan penumpang.

Bukan hanya audit teknis pada Lorena, TransJakarta menurut Kosasih juga akan melakukan audit pada operator bus TransJakarta yang lain.

Selama ini TransJakarta tidak terlibat terlampau dalam pemantauan operasional dan perawatan bus oleh operator, termasuk proses rekondisi di karoseri. Pasalnya, kontrak kerja yang ditandatangani dengan operator tidak mengatur hal itu. "Sekarang kami punya alasan karena keselamatan adalah nomor satu bagi kami," ujarnya. (Baca juga: Persoalan Transportasi Umum Kusut Sejak 30 Tahun)

Bus merek Komodo buatan dalam negeri yang dioperasikan oleh Lorena menurut Kosasih sudah beroperasi sekitar tujuh tahun. Bus-bus tersebut baru saja beberapa hari beroperasi kembali setelah dilakukan rekondisi total terhadap seluruh badan bus di salah satu karoseri di Bogor.

Kosasih mengatakan, ia sudah sejak lama meminta Lorena merekondisi bus-bus mereka. Direksi Lorena juga sudah menyanggupi untuk mengganti 13 bus gandeng mereka dengan 26 bus single. "Tapi mereka menyatakan masih berproses dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi terkait perizinan, trayek, kir dan lain sebagainya," kata Kosasih.

Terbakarnya bus tersebut membuat TransJakarta merasa perlu untuk mendenda Lorena. Ada dua hal yang membuat denda patut dilayangkan. Pertama soal quality control mereka sehingga bus bisa terbakar dan tidak adanya alat pemadam api ringan di dalam bus.

Akibat kebakaran Halte UI Salemba mengalami kerusakan ringan. Perbaikan akan segera dilakukan agar halte tersebut bisa dipakai kembali untuk operasional TransJakarta.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top