Butuh 2 Pekan untuk Bisa Mengetahui Penyebab Kematian Kim Jong-Nam

Gunawan Wibisono

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Butuh 2 Pekan untuk Bisa Mengetahui Penyebab Kematian Kim Jong-Nam
Foto: Facebook Kim Jong-Nam

WinNetNews.com - Sampai hari ini, Otoritas Malaysia belum menyelesaikan laporan autopsi post-mortem terhadap jenazah Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un. Malaysia menyebut dibutuhkan waktu dua minggu untuk menyelesaikan toksikologi terhadap jenazah Jong-Nam.

Jong-Nam (46) tewas usai diserang dua pelaku di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada Senin (13/2) waktu setempat. CCTV bandara menunjukkan Jong-Nam disergap dari belakang dan disemprot cairan tak teridentifikasi yang akhirnya menewaskannya. Cairan itu diduga racun mematikan.

Sejauh ini otoritas Malaysia belum mengumumkan penyebab kematian Jong-Nam. Laporan toksikologi perlu dilakukan untuk mencari tahu kebenaran apakah Jong-Nam memang diracun.

"Normalnya, dibutuhkan waktu dua minggu untuk mencari tahu penyebab kematian... Hingga kami menemukan sesuatu yang meyakinkan, kami tidak akan bisa merilis laporannya (ke publik)," tutur Menteri Kesehatan Malaysia, S Subramaniam, kepada AFP , Sabtu (18/2/2017).

Dua pelaku yang menyerang Jong-Nam di bandara belum diidentifikasi secara resmi oleh kepolisian Malaysia. Namun sudah ada empat orang yang ditangkap polisi dalam beberapa hari terakhir, terkait kasus yang dicurigai didalangi oleh agen intelijen Korut ini.

Keempat orang itu terdiri atas seorang wanita berpaspor Vietnam atas nama Doan Thi Huong (28), seorang wanita Indonesia bernama Siti Aisyah (25), seorang pria Malaysia bernama Muhammad Farid Jalaluddin (26) yang merupakan kekasih Aisyah dan seorang pria Korut bernama Ri Jong-Chol (47).

Baik Doan maupun Aisyah diduga sebagai pelaku yang menyerang Jong-Nam di bandara. Keduanya berstatus tersangka. Sedangkan Farid disebut berstatus saksi, karena dia mengantarkan Aisyah ke persembunyiannya di Hotel Ampang usai penyerangan terjadi.

Untuk Ri Jong-Chol yang membawa paspor Korut dan kartu identitas tenaga kerja asing, dicurigai sebagai salah satu dari empat pria yang diduga mendalangi pembunuhan Jong-Nam. Dia bersama tiga pria lainnya, yang masih diburu polisi, terekam CCTV bandara bersama Doan dan Aisyah pada hari kejadian, 13 Februari, juga sehari sebelumnya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...