Skip to main content

Cagub DKI Agus Yudhoyono Pastikan Tak akan Hapus KJP dan KJS

Cagub DKI Agus Yudhoyono Pastikan Tak akan Hapus KJP dan KJS
Cagub DKI Agus Yudhoyono Pastikan Tak akan Hapus KJP dan KJS

WinNetNews.com - Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono memastikan tak akan menghapus program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Hal tersebut kembali dia sampaikan saat berdialog dengan warga.

Saat pidato politik kemarin, Agus memaparkan 10 program unggulannya. Dia membantah adanya isu akan menghapus KJP dan KJS jika terpilih menjadi gubernur DKI.

Rumor tersebut memang nyata ada. Buktinya saat berdialog dengan warga RW 08, Cakung Barat, Jakarta Timur, Agus mendapat pertanyaan itu.

"Ada rumor yang mengganggu warga. Makanya saya tanya ke Bang Agus. Kalau terpilih apakah KJP dan KJS tetap ada?" tanya warga bernama Hidayat di Lapangang Albo, Cakung Barat, Jakarta Timur, Senin (31/10/2016).

Mendapat pertanyaan itu, Agus mengakui memang ada rumor-rumor seperti itu. Namun ia pun memastikan tak akan menghapus program yang mulai berjalan sejak era Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai gubernur DKI dan kini diteruskan oleh Gubernur Petahana DKI Basuki T Purnama (Ahok) tersebut.

"Saya juga mendengar bahwa ada rumor, isu yang berkembang bila saya terpilih maka KJP dan KJS akan dihapus. Itu dua program yang baik dan bermanfaat untuk rakyat," jawab Agus mengklarifikasi.

Putera sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan bahwa dana KJP dan KJS merupakan uang negara yang harus disalurkan kepada rakyat. Dua program tersebut pun dinilainya sangat bermanfaat.

"Saya justru akan meningkatkan KJP dan KJS kalau terpilih. Pengaturannya harus lebih bagus dan sesuai dengan masyarakat yang membutuhkan," ucap Agus.

"Pengaturannya harus lebih bagus dan sesuai dengan masyarakat yang membutuhkan," tambah mantan Komandan Batalyon 203/Arya Kemuning itu.

Program unggulan Agus bersama pasangan cawagubnya, Sylviana Murni, soal pendidikan juga meliputi sejumlah hal. Di antaranya adalah mendirikan sekolah-sekolah asrama atau boarding school gratis untuk warga yang kurang mampu.

"Mas Agus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta. Selama ini program peningkatan pendidikan hanya berfokus pada sekolah-sekolah negeri," terang Juru Bicara Agus-Sylvi, Rico Rustombi, Senin (31/10).

Saat pidato politik, Agus menyebut sekolah asrama yang ingin didirikannya bertujuan untuk mencetak kader-kader masa depan Jakarta. Sebagai lulusan SMA Taruna Nusantara, Agus mengaku mendapat banyak manfaat dari sekolah asrama.

"Ke depan Agus-Sylvi juga akan memperhatikan guru dan sekolah-sekolah swasta serta madrasah di Jakarta karena jumlahnya cukup signifikan. Sejauh ini bantuan pendidikan yang diberikan Pemda DKI belum banyak menyentuh dua jenis sekolah tersebut," tandas Rico.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top