Cak Imin : ini Tragedi Nasional yang Menimpa Yuyun

Ahmad Mashudin

Dipublikasikan 6 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Cak Imin : ini Tragedi Nasional yang Menimpa Yuyun

WinNetNews.com - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun (15) oleh 14 lelaki begitu menyita perhatian publik. Bahkan, semua pihak menuntut para pelaku dihukum berat atas perbuatan kejinya itu, tak terkecuali Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin.

Ia mengaku mengecam perbuatan tak manusiawi yang dilakukan 14 pelaku terhadap Yuyun. Bahkan, Cak Imin menilai kejadian yang menimpa Yuyun adalah tragedi nasional yang patut diperhatikan semua pihak.

"Kita mengecam keras dan minta pelaku untuk dihukum seberat-beratnya. Ini tragedi nasional seorang anak perempuan bernama Yuyun diperkosa ramai-ramai ini oleh pelaku yang juga seusianya," kata kata Cak Imin usai acara ramah tamah 'Nusantara Mengaji' di Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (6/5).

Atas kejadian ini, dia meminta kepada seluruh keluarga di Indonesia untuk saling menjaga anak-anaknya agar kejadian serupa tidak terulang. Tak hanya di tataran keluarga, Cak Imin juga meminta kepada semua elemen masyarakat agar bahu membahu menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.

"Ayo keluarga, bahu membahu menjaga lingkungan masing-masing. Lingkungan kita kita jaga, bayangkan Bengkulu kan kampung, mestinya paguyubannya lebih baik tapi ini terjadi. Semoga menjadi waspada nasional," tegasnya.

Seperti diketahui, Yuyun, seorang siswi SMP di Bengkulu tewas dengan tragis. Dia diseret 14 pemuda ke dalam hutan dan diperkosa bergilir dalam kondisi tangan terikat.

Kasus ini menggugah banyak pihak. Solidaritas diberikan dengan cara menyebar berita soal peristiwa ini sebagai bentuk peringatan. Ada juga yang mengajak menyalakan lilin sebagai simbol doa untuk Yuyun.

Tujuh dari 12 tersangka pemerkosaan dan pembunuhan Yuyun, siswi SMP Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dituntut 10 tahun penjara. Tujuh tersangka tercatat masih pelajar aktif.

Sumber: merdeka.com

Foto: cnnindonesia

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...