Image Cara Kejaksaan Buru La Nyalla di Singapura
Hukum  

Cara Kejaksaan Buru La Nyalla di Singapura

Kamis, 31 Maret 2016 07:24 WIB

WinNetNews.com - Tersangka kasus korupsi pembelian IPO Bank Jatim, La Nyalla Mattaliti pergi ke Singapura, negara yang tak mempunyai perjanjian ekstradisi dengan Indonesia. Jaksa Agung M Prasetyo pun bersiasat agar bisa menangkap buronannya itu, salah satunya dengan mengontak Interpol.

"Tadi saya dapat telepon dari Kapolri juga. Pukul 04.00 WIB, pagi dia meninggalkan Malaysia melalui Johor Bahru ke Singapura. Saya nggak tahu apakah di sana akan transit pulang ke Indonesia atau mungkin dia di Singapura merasa lebih aman," kata Prasetyo di kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (30/3/2016).

Prasetyo sadar, intelijen Kejagung tidak bisa melakukan penangkapan terhadap Ketum PSSI itu selama masih berada di Singapura. Oleh karena itu, Prasetyo telah mengontak Interpol yang bisa melakukan penangkapan di mana pun.

"Nanti biar Interpol, kan ada kerjasama antar polisi. Jadi biar Interpol saja (yang menangkap)," jelasnya.

Selain itu, Prasetyo telah mengontak Interpol agar menerbitkan red notice kepada La Nyalla. Bila red notice terbit, maka La Nyalla akan menjadi buronan Interpol.

"Kan sudah dinyatakan DPO, berikutnya red notice kan tentunya kita minta bantuan Interpol," tegasnya.

disadur dari situs detik news

Mulai Diproduksi, Sepeda Motor Tercantik di Dunia
FPI Siap Rebut Habib Rizieq Dari Polisi Jika Ditangkap

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun