Cara Menangani Wabah DBD Saat Pandemi COVID-19
ilustrasi

Cara Menangani Wabah DBD Saat Pandemi COVID-19

Rabu, 1 Jul 2020 | 06:28 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Memasuki musim penghujan dan pancaroba, penanganan saat pandemi harus dibarengi kewaspadaan munculnya wabah demam berdarah dengue (DBD).

Cara terbaik hidup di tengah pandemi COVID-19 adalah meminimalisir aktivitas di luar dan tetap berada di rumah. Rumah menjadi tempat aman untuk menghindari penularan COVID-19, tapi tidak untuk penularan DBD.

Penanganan DBD saat pandemi COVID-19

image0

Puncak kasus DBD biasanya terjadi pada bulan Maret setiap tahunnya tapi tahun ini berbeda, penambahan kasus masih terjadi cukup banyak hingga Juni. 

Terhitung dari Januari hingga 7 Juni  2020, kasus DBD sudah mencapai angka lebih dari 68 ribu kasus di seluruh wilayah di Indonesia.

“Kita melihat sampai saat ini kita masih menemukan kasus antara 100 sampai 500 kasus perhari,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik dr. Siti Nadia Tarmizi di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (22/6).

Kemenkes mencatat, wilayah dengan angka DBD tertinggi adalah Provinsi Jawa Barat, Provinsi Lampung, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Yogyakarta, dan Provinsi Sulawesi Selatan. 

“Terlebih wilayah dengan banyak kasus DBD tersebut merupakan wilayah dengan kasus COVID-19 yang tinggi,” ujar dr. Nadia. 

Dr. Nadia mengatakan walau sedang menerapkan protokol pencegahan COVID-19, penanganan dan pelayanan pasien DBD tidak dibatasi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...