Cara Menangani Wabah DBD Saat Pandemi COVID-19
ilustrasi

Cara Menangani Wabah DBD Saat Pandemi COVID-19

Rabu, 1 Jul 2020 | 06:28 | Rusmanto

Membedakan gejala demam DBD dan COVID-19

image1

Selain melakukan protokol pencegahan, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada terhadap gejala penyakit tersebut dan memeriksakan diri lebih dini. Beberapa kesamaan pada gejala yang infeksi COVID-19 dan demam berdarah mungkin membuat beberapa orang merasa bingung. 

Dr. Mulya menjelaskan beberapa perbedaan gejala DBD dan COVID-19 yang bisa dicatat masyarakat untuk bisa melakukan penanganan dini lebih baik. 

Khas gejala infeksi virus adalah demam tinggi, gejala ini sama-sama terjadi baik pada pasien COVID-19 atau pasien DBD. Namun, keduanya masih bisa dibedakan.

Untuk DBD gejala paling umum yang terjadi adalah demam tinggi mendadak, muka memerah, nyeri kepala, nyeri di belakang mata, muntah-muntah, dan perdarahan.

“Perdarahan itu yang tidak ada pada gejala COVID-19. Perdarahan ini bisa mimisan, gusi berdarah, atau bintik merah di kulit. Pada COVID-19 ada gejala sesak mirip pneumonia, DBD tidak ada gejala sesak,” jelas dr. Mulya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...