(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Cara Menjadi Orang Yang Berkharisma

Oky
Oky

Cara Menjadi Orang Yang Berkharisma sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Jika Anda mempertahankan kontak mata selama sesi bicara atau presentasi, Anda akan membangun koneksi lebih mendalam dengan audiens Anda. Digabung dengan empati dan kemampuan mendengar yang baik, komunikasi yang menyertakan kontak mata akan membuat audiens merasa mendapat perhatian penuh dari Anda.

Antusiasme

Antusiasme adalah satu perasaan yang sulit dipalsukan dan umumnya hanya bisa terjadi ketika Anda benar-benar tertarik dengan apa yang diucapkan lawan bicara. Ketika Anda antusias, Anda cenderung lebih responsif dalam interaksi.

Tidak ada banyak cara untuk tampak pura-pura antusias. Namun jika Anda tidak sepenuhnya mendengarkan, rasa antusiasme Anda tentu tidak akan terasa autentik.

Percaya diri

Ketika Anda terlalu fokus membuat lawan bicara terkesan atau memikirkan jawaban yang tepat, Anda bisa tampak gugup dan fake. Bagaimana tidak, Anda sibuk memperhatikan diri sendiri alih-alih orang di hadapan Anda.

Jika Anda kalem saja dan lebih memperhatikan isi ucapan lawan bicara. Anda akan memberi kesan bahwa Anda percaya diri dan tidak terlalu mengkhawatirkan persepsi orang lain. Siapa yang tidak suka berinteraksi dengan individu seperti ini?.

Piawai memilih kata-kata

Piawai memilih kata tidak hanya terbatas memiliki kosa kata kaya, tapi juga paham isi pesan dan pilihan kata apa yang sesuai untuk berbagai jenis audiens berbeda.

Kemampuan ini hanya bisa Anda miliki jika Anda memahami latar belakang audiens. Dengan begitu, Anda barulah bisa menyampaikan pesan yang diterima secara luas.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});