(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Cara Supaya Kamu Bisa Lepas Dari 'Ketindihan'

Oky
Oky

Cara Supaya Kamu Bisa Lepas Dari 'Ketindihan' Sumber : Istimewa

Winnetnews.com - Semua orang pasti pernah merasakan yang namanya ketindihan.

Banyak juga yang menganggap peristiwa ketindihan adalah kejadian mistis karena ditindih oleh makhluk halus.

Sebenarnya ketindihan atau kondisi di mana kita tidur tak bisa bergerak atau bernafas itu ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah lho.

Kondisi seperti ini biasa disebut sleep paralysis atau kelumpuhan tidur.

Dilansir dari Tribun Jateng, tindihan terjadi ketika orang yang tidur merasa dirinya sudah dalam kondisi sadar dan matanya sudah terbuka.

Lalu, dalam waktu beberapa detik atau menit tubuh tak bisa digerakkan dan mereka juga tak bisa bicara. Beberapa orang bahkan juga merasa sesak dan tersedak.

Kelumpuhan tidur bisa terjadi sekali atau dua kali dalam kurun waktu tertentu.

Ada juga orang-orang yang mengalami hal ini beberapa kali dalam satu periode tidur. Kebanyakan terjadi pada wanita atau pria di usia 15-20 tahun.

Lalu, apa yang terjadi pada tubuh saat mengalami kelumpuhan tidur?

Saat tidur kita mengalami empat tahapan, yaitu tahap setengah sadar, tidur lebih dalam, tidur paling dalam, dan tahap Rapid Eye Movement (REM).

Tahapan tidur awal hingga tidur paling dalam biasanya memakan 75 persen dari waktu tidur keseluruhan.

Di saat tubuh kurang fit, terlalu lelah atau kurang tidur empat tahapan tidur ini tidak sempurna dilalui.

Intinya, orang bisa saja dari tahapan tidur ringan langsung ke REM.

Ketika tiba pada tahap REM, tubuh yang sebelumnya sangat rileks mulai berubah. Mata mulai bergerak cepat dan mulai muncul mimpi.

Akibatnya otak sudah terjaga, tetapi tubuh belum bangun karena siklus REM belum selesai. Sehingga kita belum bisa bergerak atau berbicara.

Banyak orang menyarankan, saat mengalami tindihan cobalah untuk menggerakkan ujung-ujung jari kaki dan tangan sedikit demi sedikit, lalu atur napas perlahan.

Namun, 'tindihan' ini memang tidak perlu terlalu dipusingkan, sebab kelumpuhan tidur adalah sesuatu yang normal.

Namun jika kondisi tersebut menyebabkan kita merasa cemas berlebihan, disarankan segera mengonsultasikan ke dokter.

Biasanya dokter akan mencarikan solusi untuk membantu memperbaiki kualitas tidur kita.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});