Catat Nih! Ini Nih Penyebab Migrain yang Paling Umum Terjadi
Ilustrasi seseorang mengalami migrain akibat nyeri pada leher. ( Photo Pain Resource )

Catat Nih! Ini Nih Penyebab Migrain yang Paling Umum Terjadi

Sabtu, 28 Des 2019 | 17:22 | Muchdi

Winnetnews.com -  Migrain tergolong sebagai gangguan neurologis yang sering ditandai dengan sakit kepala yang intens. Penyebab migran bisa berbeda-beda untuk tiap penderita, meski ada beberapa faktor yang bisa jadi pemicu umum.

Migrain umumnya dialami orang dewasa, dan wanita lebih mungkin mengalami migrain ketimbang pria.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dari total populasi manusia yang berusia 18 hingga 65 tahun, 30 persen di antaranya adalah penderita migrain.

Dilansir dari beberapa situs, pada penderita migrain, serangan sakit kepala sebelah ini biasanya pertama kali muncul saat masa pubertas. Serangan migrain ini biasanya akan terasa lebih berat saat muncul di usia 35 hingga 45 tahun.

Migrain biasanya menimbulkan rasa sakit yang luar biasa dan biasanya bertahan hingga beberapa jam bahkan beberapa hari. Gejala utamanya ini adalah sakit kepala yang berlebihan. Gejala lainnya yang mungkin muncul seperti penglihatan terganggu, sensitif pada cahaya, suara, dan bau, hingga merasa mual dan ingin muntah.

Setiap orang yang menderita migrain biasanya dipicu oleh gejala yang berbeda-beda. Migrain pun terbagi ke dalam beberapa jenis. Namun secara umum, migrain terbagi atas tiga kategori, yakni migrain dengan aura, migrain tanpa aura, dan migrain dengan aura namun tanpa sakit kepala.

Perbedaannya terletak pada aura, yaitu berhubungan dengan visual atau pandangan. Biasanya migrain dengan aura akan menyebabkan pandangan kabur, kehilangan keseimbangan, hingga fenomena visual seolah melihat berbagai bentuk dan cahaya.

Adapun migrain tanpa aura biasanya sering terjadi pada kebanyakan orang. Gejala yang dirasakan adalah sakit kepala tiba-tiba tanpa didahului rasa sakit yang berarti. Sementara migrain dengan aura namun tanpa sakit kepala lebih dikenal dengan silent migrain. Kondisi tersebut diawali dengan gejala migrain namun tidak ada sakit pada kepala.

Walau belum ditemukan penyebabnya secara pasti, beberapa peneliti mengatakan bahwa migrain disebabkan oleh perubahan substansi pada otak secara abnormal. Ketika substansi di otak meningkat maka dapat menyebabkan inflamasi.

Inflamasi inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh darah pada saraf bengkak sehingga menimbulkan rasa sakit atau nyeri.

Faktor genetik juga menjadi salah satu penyebab dalam migrain. Hal ini berhubungan dengan hipotesis neurovaskular. Hipotesis neurovaskular menyatakan bahwa migrain adalah kepekaan sistem trigeminal vaskular yang diturunkan, dan penderitanya memiliki fungsi gen yang abnormal saat mengontrol sel otak.

Meskipun migrain belum jelas penyebabnya, bukan berarti migrain tak memiliki pemicu. Menurut beberapa ahli, orang yang mengidap penyakit migrain dapat bereaksi karena berbagai faktor dan kejadian yang disebut trigger.

Trigger atau pemicu ini akan berbeda-beda setiap orangnya. Tidak semua pemicu ini akan selalu berujung pada migrain. Berbagai serangan yang memicu migrain pun akan direspons berbeda bagi setiap orangnya. Meski tak semua orang memiliki pemicu yang sama, namun terdapat pemicu yang dengan cepat menimbulkan migrain.

1. Makanan

Penderita migrain harus memperhatikan bahwa kemungkinan gejalanya berkorelasi dengan pemicu makanan tertentu. Sekitar 10 persen penderitanya mengaku bahwa makanan menjadi pemicunya. Meski jenis makanan atau kandungan yang memicu sakit kepala sangat bervariasi.

Beberapa orang mengaku terserang migrain setelah makan makanan olahan atau minum alkohol, sementara yang lain lebih sering mengalami sakit kepala setelah puasa. Dengan mengevaluasi makan yang Anda makan, dapat membantu mempertahankan diet seimbang dan mengidentifikasi pola serangan migrain.

Makanan yang umumnya menjadi pemicu meliputi kacang, cokelat, jagung, jeruk, yoghurt, bawang, keju cheddar, keju feta, keju mozzarella, keju muenster, keju parmesan. Selain itu, makanan apa pun yang mengandung MSG (monosodium glutamat) seperti saus, kecap, mi instan. MSG dapat memicu migrain hanya dalam waktu 20 menit. Kemudian processed food seperti hot dog, ham, dan bacon.

Begitu makanan-makanan tersebut masuk ke tubuh, akan menyebabkan pembengkakan pembuluh darah dan berujung pada sakit kepala.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...