Catatan WHO Terkait Korban Akibat Invasi Rusia di Ukraina

Rusmanto

Dipublikasikan 9 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Catatan WHO Terkait Korban Akibat Invasi Rusia di Ukraina
ilustrasi
Winnetnews.com -  Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa menyebut setidaknya sebanyak 3.000 orang meninggal dunia di Ukraina semenjak invasi Rusia pada Februari lalu. Ribuan kematian tersebut disebabkan para pasien tidak bisa beroleh perawatan untuk penyakit kronis.

Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Henri P Kluge menyebut, sejauh ini WHO telah mencatat sekitar 200 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Ukraina. Kini hanya sejumlah rumah sakit yang masih bisa berfungsi.

Menurutnya, penyakit yang membuat ribuan warga Ukraina meninggal dunia imbas tak bisa mendapat perawatan, di antaranya adalah kanker dan HIV/AIDS.

"Empat puluh persen rumah tangga memiliki setidaknya satu anggota yang memerlukan perawatan kronis yang tidak bisa mereka dapatkan lagi. Mengakibatkan setidaknya tiga ribu kematian dini yang dapat dihindari," ujar Kluge dalam pidatonya di pertemuan regional 53 negara anggota WHO, dikutip dari Reuters, Rabu (11/5/2022).

Hal senada ditegaskan oleh Kepala Hak Asasi Manusia PBB untuk Ukraina, Matilda Bogner. Menurutnya, peningkatan kematian di Ukraina terjadi akibat terbatasnya akses ke fasilitas perawatan.

"Hak atas kesehatan sudah sangat terpengaruh di seluruh negeri," katanya, Selasa (10/5).

Lebih lanjut dalam kesempatan terpisah Bogner menyebut, di salah satu ruang bawah tanah sekolah yang sempit di Yahidne, Ukraina, 10 warga lansia meninggal dunia lantaran tidak aman untuk meninggalkan tempat penampungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "WHO: Sejak Invasi Rusia, 3.000 Orang Tewas di Ukraina Akibat Penyakit Kronis"


 

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...