Cegah Perceraian, Ma'ruf Amin Imbau Calon Pengantin Harus Lulus Konseling Pranikah

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 10 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Cegah Perceraian, Ma'ruf Amin Imbau Calon Pengantin Harus Lulus Konseling Pranikah
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. (Foto: dok. Setkab)

Winnetnews.com -  Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan soal pentingnya konseling pranikah. Menurutnya, hal tersebut penting agar pasangan tahu hal apa saja yang harus disiapkannya sebelum menikah.

"Bahkan apabila diperlukan, dibuat aturan bagi calon pasangan perkawinan mesti lulus kelas konseling pranikah," ujar Ma’ruf dalam sambutannya di acara Pendewasaan Usia Perkawinan untuk Peningkatan Kualitas SDM Indonesia yang disiarkan secara daring, Kamis (18/3).

"Oleh karena itu, bagi pasangan yang hendak membangun mahligai rumah tangga, hendaknya mempunyai ilmu dan kesadaran untuk itu. Dalam konteks ini perlu digalakkan lagi adanya semacam kelas konseling pranikah," sambungnya.

Ia menjelaskan, dalam konseling pranikah, calon pasangan akan diberikan pembekalan terkait pernikahan, seperti tujuan dari pernikahan, hingga seluk beluk kesehatan reproduksi dan persalinan.

"Dalam konseling tersebut perlu diajarkan hal-hal paling krusial dalam perkawinan, misalnya tujuan perkawinan, hak dan kewajiban serta cara untuk saling memahami pasangan masing-masing, seluk-beluk kesehatan reproduksi dan persalinan, kesehatan ibu hamil dan anak, dan sebagainya," ucap Ma'ruf.

Menurutnya, konseling pranikah penting dilakukan mengingat masih tingginya angka perceraian di Indonesia. 

"Dari semua kasus perceraian yang masuk di Badilag, terbesarnya merupakan kasus gugat cerai dari pihak perempuan, yaitu sebesar 70%. Data-data ini menggambarkan bahwa pengetahuan yang memadai calon pasangan perkawinan menjadi hal yang sangat mendasar," ungkap Ma'ruf.

"Sehingga kebijakan yang diambil untuk meminimalkan kasus perceraian yang begitu tinggi, harus mengarah pada faktor hulu, yaitu kesiapan mental dan pengetahuan calon mempelai untuk membangun sebuah keluarga," kata Ma'ruf.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...