Cemburu, Pria Ini Nekat Penggal Kepala Teman Sekelas
Sumber: Ladbible

Cemburu, Pria Ini Nekat Penggal Kepala Teman Sekelas

Sabtu, 2 Nov 2019 | 10:30 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Rasa cemburu saat pasangan sedang bersama lawan jenis, mungkin merupakan suatu hal yang wajar. Tetapi terkadang, untuk melampiaskan rasa tersebut, seseorang bisa melakukan hal-hal yang tidak wajar dan mengarah ke tindakan kriminal.

Dilansir dari Ladbible, seorang pria asal Massachusetts, Matthew Borges dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan teman sekelasnya, Lee Manuel Viloria-Paulino, yang terjadi pada 2016 silam.

Saat itu, Borges yang berusia 15 tahun nekat memanggal kepala temannya itu karena dia cemburu ketika melihat mantan pacarnya, Leilany DeJesus sedang mengobrol dengan beberapa pria, salah satunya Viloria-Paulino.

Kasus ini kemudian terungkap setelah keluarga Viloria-Paulino merasa khawatir, lantaran anaknya tiba-tiba menghilang sejak 18 November 2019.

Dua minggu sejak kabar kehilangannya itu, jenazah remaja berusia 16 tahun tersebut ditemukan oleh pihak kepolisian dalam keadaan tanpa kepala dan tangan. Di tubuh Viloria-Paulino ditemukan 76 luka tusuk.

image0

Meskipun tidak ada bukti fisik seperti senjata pembunuhan, DNA, hingga sidik jari yang mengarah ke Borges, namun penuntut berhasil menemukan adanya pesan singkat dan entri catatan berisi rencana pembunuhan teman sekelasnya tersebut.

Borges pun akhirnya ditajuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan, setelah sebelumnya hakim hanya akan memenjarakannya selama 30 tahun dengan kemungkinan adanya bebas bersyarat.

Hingga saat, ibu dari Viloria-Paulino belum bisa mempercayai bagaimana bisa seorang remaja berusia 15 tahun dapat menghabisi nyawa temannya sendiri dengan cara sadis seperti yang dilakukan Borges.

 

"Tidak ada kata yang bisa membawa kembali anakku, atau menjawab pertanyaan bagaimana ini bisa terjadi dan bagaimana bisa bocah 15 tahun membunuh temannya sendiri dengan cara sadis tersebut," kata Katiuska, ibunda Viloria-Paulino.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...