Skip to main content

Chairul Tanjung Kunjungi China Bahas Kerjasama Ekonomi Indonesia-China

Chairul Tanjung Kunjungi China Bahas Kerjasama Ekonomi Indonesia-China
Chairul Tanjung Kunjungi China Bahas Kerjasama Ekonomi Indonesia-China

WinNetNews.com - Pimpinan CT Corpora, Chairul Tanjung, mengunjungi Beijing, China. Kunjungan ini dalam rangka pertemuan bisnis dan lauching buku biografi 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong' dalam bahasa mandarin.

Di hari pertama kunjungan ke Beijing, China, Chairul Tanjung ditemui oleh Vice President of Chinese People's Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC), Xie Yuan. Kedua pihak membahas kerjasama ekonomi Indonesia dan China.

Chairul Tanjung yang akrab disapa CT ini disambut dalam welcome meeting yang hangat di Reception Meeting CPAFFC di Beijing, China, Kamis (27/10/2016). Dalam kunjungan ini CT didampingi oleh istri tercinta, Anita Ratnasari Tanjung, juga putranya Rachmat Dwiputra Tanjung, juga sejumlah kolega bisnisnya. Dubes RI untuk China Soegeng Rahardjo juga ikut dalam pertemuan ini.

Sementara itu dari pihak China ikut menyambut kedatangan CT selain Xie Yuan selaku Vice President of Chinese People's Association for Friendship with Foreign Countries (CPAFFC), ada Luan Yutao (Deputy Director General for Asian Affairs of CPAFFC), Xiao Qun (President of Beijing Association of Retired Workers for Overseas Chinese Affairs), Chen Haoqi (Secretary General of Beijing Association of Retired Workers for Overseas Chinese Affairs) yang juga translator untuk buku Buografi Chairul Tanjung si Anak Singkong dalam bahasa mandarin.

Hadir juga Xu Yan (Director for ASEAN Affairs of CPAFFC), Wu Jiong (Deputy Director for ASEAN Affairs of CPAFFC), Liu Lu (Desk Officer for ASEAN Affairs of CPAFFC), Zang Liang (Second secretary of departement of Asian Affairs Ministry of Foreign Affairs of PRC).

Dalam sambutannya, Xie Yuan menuturkan kerjasama ekonomi antara Indonesia dengan China sangatlah strategis. Kerjasama ekonomi kedua negara juga sudah lama berjalan sangat baik.

"Hubungan kerjasama antara China dan Indonesia sangat baik. Pada bulan September kemarin ada pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi. Ada konsensus dan komitmen yang kuat pengembangan kerjasama yang semakin komprehensif," kata Xie Yuan.

Menanggapi hal itu, CT mengungkap sejumlah kerjasama yang tengah berlangsung antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah China.

"Banyak kerjasama investasi dalam pembangunan seperti join venture untuk kereta cepat Jakarta-Bandung yang akan selesai pada tahun 2019. Jadi tidak lama lagi kami akan memiliki kereta cepat," kata CT sembari tersenyum.

CT lantas menuturkan Indonesia adalah pasar potensial untuk China. Banyak produk China beredar di Indonesia, namun banyak juga potensi ekspor Indonesia ke China seperti bahan tambang seperti besi, batu bara, CPO, dan raw material lainnya.

"Kami memang tidak sebesar China dengan penduduk hampir 1,3 miliar orang, tapi kami yang terbesar di Asia Tenggara. Jadi kerjasama dagang dengan Indonesia berarti bekerjasama dengan 'great Indonesia' artinya Asia Tenggara. Dan itu sangat penting," kata CT seraya mengungkap pengalamannya berdiskusi langsung dengan Presiden CHINA pada KTT APEC tahun 2013 silam. Kala itu CT yang menjabat Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) berperan sebagai Wakil Ketua Panitia APEC 2013.

Dalam kesempatan ini CT juga menuturkan bahwa kerjasama tidak hanya perlu di jalin antara kedua negara. Tapi juga antar pengusaha di kedua negara. Pernyataan CT ini disambut dengan apresiasi dari Xie Yuan.

"Seperti anda saat ini personal ambassador," kata Xie Yuan.

Keduanya kemudian membahas kegiatan sosial yang dilakukan. Merespons cerita dari Xie Yuan soal kepedulian asosiasi yang dipimpinnya itu, CT pun menuturkan ia memiliki CT Foundation yang fokus pada kegiatan amal, terutama mendorong pendidikan untuk anak-anak yang orang tuanya kurang mampu. Salah satunya adalah SMA unggulan yang dibangun di kawasan Rumah Anak Madani di Sumatera Utara, dulunya ini adalah pendampingan anak korban tsunami Aceh tahun 2004 silam.

"Kegiatan CT Foundation 100 persen charity. Fokus pada pendidikan pada anak-anak yang orang tuanya kurang mampu," kata CT.

Setelah pertemuan hangat itu kemudian pihak CPAFFC menjamu makan siang rombongan CT. Setelah itu kedua pihak saling memberikan kenang-kenangan. CT memberikan sebuah miniatur perahu pinisi, yang cukup berkesan CT juga memberikan buku 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong' yang ditulis dalam bahasa mandarin lengkap dengan tandatangannya kepada Xie Yuan.

Dubes RI untuk China Soegeng Rahardjo menuturkan pertemuan yang hangat dan penuh keakraban tersebut sangat baik untuk hubungan kerjasama Indonesia dan China.

"Pertemuan yang sangat bersahabat antara Pak CT dengan Mr Xie ini sangat mendukung persahabatan kedua negara yang telah dibina selama ini. Sehingga posisi Indonesia di mata China semakin baik lagi ke depan," kata Dubes Soegeng.

Di hari kedua kunjungan ke China besok Jumat (27/10/2016), CT akan meluncurkan buku 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong' dalam bahasa mandarin. Buku ini diterjemahkan oleh Chen Haoqi (Secretary General of Beijing Association of Retired Workers for Overseas Chinese Affairs) yang lahir di Pontianak dan berlayar ke China selama tujuh hari tujuh malam pada saat usia 13 tahun.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top