(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Charoen Pokphand Batal Akuisisi, Sevel Akan Tutup Semua Gerainya

Rusmanto
Rusmanto

Charoen Pokphand Batal Akuisisi, Sevel Akan Tutup Semua Gerainya ilustrasi

WinNetNews.com - Harga saham PT Modern Internasional Tbk (MDRN) kini berada di level paling dasar Rp 50 alias gocap. Pada level ini saham MDRN tak bisa lagi bergerak ke bawah level Rp 50.

Kejatuhan saham MDRN paling dalam terjadi pada Senin 5 Juni 2017 sebesar 12,07% ke level Rp 51. Setelah itu, saham MDRN bergerak dalam rentang Rp 51-53 per saham.

Pada 15 Juni 2017 saham MDRN sudah menyentuh level Rp 50, namun keesokan harinya kembali menguat 1 poin ke level Rp 51 per saham. Akhirnya pada 19 Juni 2017 saham MDRN kembali berpredikan gocap dan tidak bergerak hingga penutupan perdagangan kemarin.

Ambruknya saham MDRN diawali dengan diumumkannya pembatalan akuisisi master franchise 7-Eleven (Sevel) di Indonesia dari anak usahanya PT Modern Sevel Indonesia (MSI) oleh PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI). Padahal PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) selaku induk usaha dari CPRI sudah menyiapkan Rp 1 triliun untuk mengakuisisi seluruh gerai Sevel beserta asetnya.

Lantaran batalnya akuisisi tersebut, kini MDRN mengumumkan akan menutup seluruh gerai Sevel. Terhitung per tanggal 30 Juni 2017 seluruh gerai Sevel di bawah manajemen MSI akan berhenti beroperasi.

"Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya yang dimiliki oleh perseroan untuk menunjang kegiatan operasional 7-Eleven," tutur Direktur Modern Internasional Chandra Wijaya dilansir dari keterbukaan informasi, Jumat (23/6/2017).

Chandra melanjutkan, hal-hal material yang berkaitan dan yang timbul sebagai akibat dari pemberhentian operasional gerai 7-Eleven ini, akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku dan akan diselesaikan secepatnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});