China Dukung Hamas-Fatah Tolak Israel Aneksasi Tepi Barat
Ilustrasi pejuang cilik Palestina. (Foto: Daily Sabah)

China Dukung Hamas-Fatah Tolak Israel Aneksasi Tepi Barat

Jumat, 3 Jul 2020 | 10:47 | Khalied Malvino
Winnetnews.com - Rencana aneksasi Israel terhadap wilayah Tepi Barat menjadi kabar terhangat dunia saat ini. Berbagai lembaga di dunia pun berupaya membatalkan rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tersebut.

Salah satunya dua kelompok yang memiliki sejarah seteru panjang di Palestina, yakni Hamas dan Fatah. Keduanya justru menyepakati untuk bersatu memberangus rencana Israel aneksasi wilayah Tepi Barat yang menjadi sisa-sisa perjuangan warga Palestina hingga saat ini.

"Kami akan memberlakukan semua langkah yang diperlukan untuk memastikan persatuan nasional dalam upaya menentang aneksasi," kata pejabat senior Fatah, Jibril Rajub di Ramallah pada konferensi pers virtual dengan pejabat Hamas, Saleh al-Arouri di Beirut, Lebanon, seperti dikutip SINDOnews, Jumat (3/7).

"Hari ini, kami ingin berbicara dengan satu suara," sambung Rajub.

image0
Dua pimpinan Hamas dan Fatah berjabat tangan. (Foto: Al Jazeera)

Sebagai gambaran, Fatah bisa dibilang sebagai kelompok yang mengontrol jalannya pemerintah Palestina dan bermarkas di Ramallah. Sementara kelompok Hamas merupakan faksi yang berjuang di Jalur Gaza yang berbatasan langsung dengan tentara zionis. Pecahnya dua faksi ini terjadi lebih dari 10 tahun.

Bersatunya dua kelompok pejuang Palestina ini rupanya disokong oleh komitmen menentang proposal perdamaian Timur Tengah yang disusun Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Rancangan Trump tersebut dikenal populer sebagai "Deal of the Century" atau "Kesepakatan Abad ini" yang membuka peluang Israel merencanakan aneksasi hingga 30 persen wilayah Tepi Barat yang sebelumnya sudah dikuasai negeri zionis itu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...