Skip to main content

Cikal Bakal Tempe Nusantara & Kandungan Gizi Tempe Gembus

Cikal Bakal Tempe Nusantara  Kandungan Gizi Tempe Gembus
Cikal Bakal Tempe Nusantara Kandungan Gizi Tempe Gembus

WinNetNews.com - Tempe adalah panganan khas Indonesia yang memiliki banyak penggemar. Panganan yang bersal dari fermentasi olahan kacang kedelai dan jamur Rhizopus Oligosporus . ini punya nilai gizi yang cukup tinggi, diantaranya sumber protein nabati, zat gizi, serat pangan, kalsium, vitamin B. Selain itu kandungan antibiotika dan antioksidan di dalam tempe bisa menyembuhkan infeksi serta mencegah penyakit degeneratif.

Tak hanya itu, tempe pun diketahui bisa menurunkan resiko serangan jantung, karena tempe bisa menetralkan efek negatif kolesterol jahat yang banyak mengandung lemak tak jenuh. Luar biasa sekali ya manfaat tempe ini Winners!

Kamu juga perlu tahu nih! di dalam 100 gram tempe mengandung protein 20,8 gram, lemak 8,8 gram, serat 1,4 gram, kalsium 155 miligram, fosfor 326 miligram, zat besi 4 miligram, vitamin B1 0,19 miligram, dan karoten 34 mikrogram.

Sejarah tempe di Tanah air sendiri berkaitan dengan proses pembuatan tahu yang dibawa dari negeri Tiongkok. Dilansir dari laman Historia, disebutkan bahwa pada mulanya tempe dibuat dari sisa-sisa pembuatan tahu. Tempe jenis ini dikenal dengan sebutan tempe gembus. Bila saat ini tempe kedelai telah terbuat dari kedelai (bukan limbahnya lagi), hal ini dikatakan sebagai bentuk upgrade dari panganan rakyat yang satu ini.

image0

Tempe Gembus Bacem Khas Yogyakarta (Foto: Masakandapurku)

Disebutkan bahwa asal muasal tempe sendiri berasal dari bahasa jawa kuno, yakni 'tumpi' yang artinya adalah makanan berwarna putih yang dibuat dari tepung sagu, dan tempe pun berwarna putih.

Selain itu kata tempe juga ditemukan dalam 'Serat Centhini' jilid ketiga, yang menggambarkan perjalanan Cebolang dari candi Prambanan menuju Pajang ketika mampir di dusun Tembayat wilayah Kabupaten Klaten dan dijamu makan siang oleh Pangeran Bayat dengan lauk seadanya:

“…brambang jae santen tempe … asem sambel lethokan …” sambel lethok dibuat dengan bahan dasar tempe yang telah mengalami fermentasi lanjut. Pada jilid 12 kedelai dan tempe disebut bersamaan: “…kadhele tempe srundengan…”

Sementara itu Denys Lombard, dalam Nusa Jawa Silang Budaya: Jaringan Asia, menyebutkan bahwa tempe berasal dari kata Nusantara "tape", yang artinya fermentasi, dan wadah besar tempat produk fermentasi di sebut tempayan.

Tempe disebut panganan rakyat karena pada waktu masa penjajahan, wilayah perkebunan di Indonesia semakin meluas, sehingga wilayah hutan menjadi berkurang. Para penjajah pun menjadikan masyarakat pribumi sebagai kuli, sehingga hal ini mengurangi kegiatan masyarakat untuk berburu atau pun mencari ikan.

Alhasil menu makanan masyarakat di tanah jawa pun tanpa daging pada masa itu. Tanam paksa pada masa kolonial membuat masyarakat semakin tersiksa, hingga akhirnya panganan tempe pun menjadi penyelamat 'wong cilik' dari kelaparan dan kekurangan gizi.

Kandungan Gizi Tempe Gembus

image1

Tempe Gembus banyak dijual di pasaran (Foto Istimewa)

Lalu bagaimana dengan tempe gembus yang merupakan cikal bakal dari tempe kedelai yang saat ini dikonsumsi oleh semua orang? Yups.. memang tidak semua orang mengenal tempe gembus. Tempe jenis ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat jawa. Di Yogyakarta, tempe gombus biasa diolah menjadi tempe gembus bacem. Ada pula yang mengolahnya dengan cara ditumis, dicampur leunca, ikan teri serta daun melinjo.

Meskipun rasanya yang tak kalah nikmat dengan tempe kedelai sayangnya tempe gembus dinilai sebagai tempe yang rendah nutrisi. Tapi walau begitu, tempe gembus tetap memiliki manfaat untuk tubuh walaupun tak seperti tempe kedelai pada umumnya.

Tempe gembus memiliki kadar protein dan lemak yang lebih rendah, kandungan energinya pun hanya setengah dari yang terdapat dalam tempe kedelai murni. Tapi tempe gembus memiliki kadar serat makanan yang tinggi dan memiliki kandungan asam amino yang sama dengan tempe kedelai murni, wlaupun kadarnya lebih rendah. Oleh karena itu, tempe gembus ini masih bisa dikonsumsi tanpa menimbulkan bahaya untuk tubuh.

Sekian info tentang tempe nya ya Winners. Semoga bisa menambah wawasan kamu tentang tempe yang merupakan panganan khas Nusantara.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top