(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Jum'at, 20-Nov-2015

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Jum'at, 20-Nov-2015

What’s Relevant

Corporate News

• PT Summarecon Agung Tbk (SMRA). Perseroan melihat peluang pasar yang menggiurkan atas pembangunan stasiun kereta api cepat di Stasiun Gedebage, Bandung, Jawa Barat. Sarana transportasi massal tersebut bisa memikat konsumen dan investor properti untuk membeli proyek di kawasan terpadu SMRA. Sumber: Kontan

• PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Perseroan berencana menambah portofolio binsis jalan tol pulau dewata Bali, WSKT akan menggarap empat ruas tol yang akan dimulai pada tahun depan. Sumber: Kontan

 

Markets

Indonesia:

IHSG 19 Nov 2015, ditutup menguat 21.03 poin atau sebesar 0.46% ke posisi 4518.94. Penguatan IHSG seiring dengan index regional, perdagangan hari ini melibatkan transaksi sebesar IDR 4.8 triliun dan 5.4 milyar lembar saham. Sektor yang mendorong IHSG memasuki zona hijau adalah Mining (1.60%), Property (1.15%), dan Basic Ind (0.87%).

US:

DJIA (19/11/15) melemah tipis 0.02% atau -4.41 point ke level 17732.75, pelemahan ini seiring dengan sikap investor yang menunggu kabar mengenai earning perusahaan dan data terbaru mengenai ekonomi AS.

GOLD :

Emas ditutup ke level 1082.22

Trades for the Day

Fundamentally:

Sector Flash Note – Cement ~ Overweight :

Penjualan semen sedang berada ditengah permintaan yang kuat selama bulan Oktober dengan kenaikan 10% YoY, untuk mengimbangi permintaan produsen semen seperti SMGR hampir menggunakan secara penuh kapasitas produksi pabrik yang mencapai 96% disusul oleh INTP 91% dan SMCB 83%. Semen Holcim mengalami utilitas produksi cukup rendah yang diakibatkan oleh baru beroperasinya pabrik Tuban II pada bulan Agustus 2015 yang memproduksi 1.7 juta ton atau 16% dari total kapasitas perusahaan. CIMB melakukan kunjungan ke pasar dan m elihat penjualan semen pada 2 minggu pertama bulan November tetap tinggi, hal ini dikarenakan proyek pembangunan infrastruktur

pemerintah yang mulai menunjukan aktifitas. Dengan meningkatnya permintaan semen maka akan menurunkan tensi perang harga diantara para produsen yang selama ini terjadi, seperti INTP yang berencana untuk mengurangi harga promosinya dalam beberapa waktu kedepan, setelah sebelumnya INTP gencar melakukan strategi promosi untuk merebut kembali pangsa pasar yang sempat hilang. Sementara itu produsen semen lain SMGR yang menurunkan harga jual rata-rata produk sebesar 7% selama tahun ini juga juga secara bertahap mengurangi promosi harga dan mulai berencana untuk menaikan harga jual dikarenakan permintaan semen yang tetap kuat, harga semen SMGR pada bulan Oktober sempat mengalami penurunan sebesar 1% yang diakibatkan oleh kompetensi yang semakin ketat dengan produsen semen lain. CIMB melakukan survei terhadap 16 toko distributor bangunan di area Jakarta Raya hasilnya adalah harga semen telah stabil, CIMB percaya permintaan semen akan tetap kuat dalam beberapa bulan kedepan mengingat proyek pembangunan infrastruktur pemerintah yang terus berjalan dan juga mulai membaiknya kondisi pasar properti dalam negeri. Margin INTP menurut CIMB akan kembali rebound sehingga kami memilih INTP sebagai Top Picks untuk sektor ini.

 

Technically:

• PT Perusahan Gas Negara Tbk ( PGAS IJ; Rp 3075 ) – BUY

JCI Chart & Summary

image0

Resistance II : 4585 Support I : 4485

Resistance I : 4550 Support II : 4460

VIX positif 0.83% ke level 16.99, CDS negatif -0.46% ke level 212.63 dan EIDO positif 0.38% ke level 20.96.

Hari ini bursa Regional rata-rata bergerak mixed. STI melemah 0.85% dan HSI melemah 0.40%. US: DJIA (19/11/15) melemah tipis 0.02% atau -4.41 point ke level 17732.75, pelemahan ini seiring dengan sikap investor yang menunggu kabar mengenai earning perusahaan dan data terbaru mengenai ekonomi AS. Kami memproyeksikan JCI akan bergerak sideways, Resist 1: 4550, Support 1: 4485.

 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS IJ; Rp. 3075) - BUY

image1

• R2: 3170

• R1: 3120

• S1: 2990

• S2: 2900

• In the last two trading days the stock moved on bullish trend, it closed yesterday with quite high volume and the stock price hits IDR 3.075.

• The RSI moved uptrend from 34.76 to 59.12 in the last three days trading while MACD indicating golden cross.

• We forecast buy for PGAS because it seems to have much capability to strengthen uptrend, buy with resist at Rp 3120, cut loss if its break under Rp 2900.

 

Oleh : Patricia Sumampouw

+6221 515-1330

[email protected]

CIMB SECURITIES

Retail Research

Jum’at, 20 Nov 2015

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});