CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Jumat, 23-Okt-2015

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Jumat, 23-Okt-2015
What’s Relevant

Corporate News

Terjadinya perlambatan ekonomi, tidak membuat PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menyerah pada keadaan, namun sebaliknya terus menggenjot ekspansinya dengan melakukan pengembangan jaringan apotek dan klinik diseluruh wilayah Indonesia. Selama tiga tahun terakhir, setiap tahun perseroan membangun minimal 100 apotek dan sejumlah klinik dengan investasi sekitar Rp15 miliar hingga Rp20 miliar. Adanya strategi tersebut pihaknya berharap di akhir 2015 bisa membukukan pendapatan mencapai Rp5,2 triliun hingga Rp5,5 triliun dengan target laba bersih sesuai RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) senilai Rp250 miliar. Sumber:Investor Daily.com

Markets

Indonesia:

IHSG 22 Okt 2015, ditutup turun -20.66 poin atau sebesar -0.45% ke posisi 4584.56 dengan melibatkan transaksi sebesar IDR 3.68 triliun dan 5.33 milyar lembar saham. Sektor yang mendorong penurunan IHSG pada perdagangan hari ini adalah Basic Ind (-2.93%), Misc Ind (-1.71%), dan Manufacture (-1.56%).

US:

DJIA (22/10/15) naik 1.87% atau +320.55 ke level 17489.16 seiring dengan data existing home sales yang naik dari previous dan di atas estimasi, walaupun data initial jobless claim sedikit naik dari previous (tapi masih jauh di bawah forecast).

GOLD : Emas ditutup turun (-0.04%) ke level 1165.63

 

Trades for the Day

Fundamentally:

Company Flash Note – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG):

Pertumbuhan tenant tower TBIG per 1H15 cenderung lambat (+8.8% YoY) karena: 1) belum diakuinya seluruh tenant Bakrie Telecom di 1Q15, 2) permintaan sewa tower yang menurun. CIMB melihat pertumbuhan tenant tetap akan rendah di 2H15 sebelum naik pada FY16-17 karena telco mempercepat network 4G mereka dan menambah situs untuk memperlebar kapasitas network. Pada awal Juli, TBIG

umumkan perpanjangan deadline untuk complete akuisisi Mitratel ke akhir Maret 2016, setelah Telkom menolak proposal deal. CIMB melihat deal sepertinya bisa gagal karena TBIG mengatakan tidak mau menerima terms and conditions yang berbeda dari persetujuan awal. XL sepertinya akan menjual 2000-2500 tower pada 1Q16 seiring butuh kas untuk bayar US$ debt. Untuk penjualan tower XL, TBIG hanya akan bid jika ketentuan yang ditetapkan XL sesuai dengan kriteria investasi. CIMB cut FY15F-17F EBITDA/share 13-22% (core EPS 26-30%) setelah mempertimbangkan: a) mengeluarkan kontribusi earnings dari Mitratel dan ekpektasi dari order tower oleh grup Telkom. b) Lebih rendahnya pertumbuhan organik tenant tower. Untuk dividen yield, akan tetap di 1-1.6% dengan asumsi payout FY15-17 30%. Maintain HOLD akan tetapi cut target price dari Rp 9.100 ke Rp 7.300 (WACC 10.1%) dengan upside risk: potensial akuisisi tower di 2016, dan downside risk lebih rendahnya pertumbuhan organik tenant tower. Untuk sektor telekomunikasi Indonesia, CIMB memilih ISAT dan EXCL.

Technically:

• PT Gudang Garam Tbk ( GGRM IJ; Rp 44000 ) – BUY

• PT Astra Internasional Tbk ( ASII IJ; Rp 6200 ) – BUY

 

JCI Chart & Summary

VIX negatif 13.47% ke level 14.45, CDS negatif 4.44% ke level 212.74 dan EIDO positif 3.67% ke level 21.77.

Hari ini bursa Regional rata-rata bergerak menguat setelah ECB memberi signal akan mendorong stimulus tahun ini. Bursa N225 turun 0.07%, sedangkan KOSPI turun 0.44%. Kami memproyeksikan JCI akan bergerak melemah kembali di range support 1: 4570 dan resist 1: 4630.

 

PT Gudang Garam Tbk (GGRM IJ; Rp. 44000) - BUY

• R2: 45500

• R1: 45000

• S1: 43700

• S2: 42425

• GGRM almost touch its strong support at 43425-43700.

• Eventhough ROC and RS still going downtrend, but stochastic almost form golden cross.

• Buy on Weakness for GGRM with support at 43425-43700, cutloss if it is break under 42700. Resistance at 45000-45500.

 

PT Astra International Tbk (ASII IJ; Rp. 6200) - BUY

• R2: 6400

• R1: 6300

• S1: 6100

• S2: 5900

• ASII has formed positive divergence which indicated potential to strengthening again.

• Eventough ROC and RS still going downtrend, but stochastic still moving sideways.

• Speculative Buy for ASII with support at 6100 and cutloss if it is break under 5900. If it cannot break under 5900 it has potential to going to 6300-6400.

Oleh : Patricia Sumampouw

+6221 515-1330

patricia.sumampouw@cimb.com

CIMB SECURITIES

Retail Research

20 Okt 2015

 

Apa Reaksi Kamu?