CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Kamis, 22-Okt-2015

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Kamis, 22-Okt-2015

What’s Relevant

Corporate News

• Kredit yang belum tersalurkan atau ditarik oleh debitur (undisbursed loan) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) hingga kini mencapai sekitar Rp8 triiun - Rp9 triiliun, di mana masih didominasi kredit konsumsi khususnya kredit pemilikan apartemen (KPA). Sumber: Investor Daily.com

• PT Inalum berencana melangsungkan penawaran umum saham perdana (IPO) pada 2018 mendatang dengan dana yang dihimpun sebesar US$500 juta atau setara Rp6,8 triliun. Aksi korporasi tersebut akan dilakukan menyusul besarnya investasi yang dibenamkan perseroan hingga 2019 mendatang. Beberapa proyek yang akan dikerjakan adalah pembangunan PLTU berkapasitas 2x350 MW di Kuala Tanjung, smelter baru dengan kapasitas 200.000 ton, proyek pabrik smelter grade alumina refinary (SGAR) di Mempawah, serta perluasan dermaga. Sumber: Investor Daily.com

Markets

Indonesia:

IHSG 21 Okt 2015, ditutup naik 19.40 poin atau sebesar +0.42% ke posisi 4605.23 dengan melibatkan transaksi sebesar IDR 4.20 triliun dan 5.64 milyar lembar saham. Sektor yang mendorong kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini adalah Basic Ind (+2.89%), Agri (+1.94%), dan Manufacture (+0.71%).

US:

DJIA (21/10/15) turun 0.28% atau -48.50 ke level 17168.61 seiring dengan Pemerintah US akan perketat pengawasan Treasuries

GOLD : Emas ditutup turun (-0.02%) ke level 1167.00

 

Trades for the Day

Fundamentally:

Company Flash Note – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA):

CIMB melihat keputusan manajemen untuk mengurangi ekspansi toko ditengah pelemahan permintaan adalah hal positif. Modern retail trade hanya merepresentasikan sekitar 18% dari market grocery Indonesia. Rendahnya penetrasi dari modern retail trade diartikan sebagai kurangnya kompetitor (tidak ada

persaingan harga) dan rendahnya biaya dibandingkan dengan first tier city, dimana space retail masih lebih langka. Pembukaan 10 toko baru dan renovasi membutuhkan dana Rp 259 miliar per akhir tahun 2015. Capex to sales konsisten di 3-4% dalam beberapa tahun terakhir (2013-2014) dan CIMB proyeksikan akan tetap di sekitar level 4% dari sales dengan operating FCF 1-2% dari sales. YTD, saham MPPA turun 23% karena lemahnya ekonomi makro, lebih rendahnya SSSG, dan rendahnya eksekusi toko baru. CIMB berharap SSSG akan terendah pada 2015 dan pelanpelan akan membaik seiring dengan skala perusahaan dan rencana strategis ekspansi Perseroan. Harga MPPA telah berada di 24x forward P/E atau 1 std dev di bawah rata-rata 3 tahun. CIMB tetap pada rating ADD, akan tetapi menurunkan target price dari Rp 4.150 menjadi Rp 3.400 seiring dengan adanya revisi earnings

Technically:

• PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk ( RALS IJ; Rp 705 ) – SELL

• PT Indo Tambangraya Megah Tbk ( ITMG IJ; Rp 9600 ) – BUY

JCI Chart & Summary

image0

VIX positif 6.03% ke level 16.70, CDS negatif 0.33% ke level 226.75 dan EIDO negatif 1.13% ke level 21.00.

Hari ini bursa Regional rata-rata bergerak melemah seiring penurunan bursa US seiring dengan penurunan perusahaan material dan health care. Bursa N225 turun 0.07%, sedangkan KOSPI turun 0.44%. DJIA (21/10/15) turun 0.28% atau -48.50 ke level 17168.61 seiring dengan Pemerintah US akan perketat pengawasan Treasuries. Kami memproyeksikan JCI akan bergerak melemah kembali di range support 1: 4570 dan resist 1:4630

 

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS IJ; Rp. 705) - SELL

image1

• R2: 730

• R1: 710

• S1: 680

• S2: 655

• RALS has formed bearish engulfing which indicating potential to weakening again.

• ROC and RS start to going downtrend while stochastic almost form deadcross.

• Sell on High for RALS with resistance at 710-730. Support at 680, cutloss if it is break under 655.

 

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG IJ; Rp. 9600) - BUY

image2

• R2: 10200

• R1: 9900

• S1: 9450

• S2: 9200

• ITMG has formed positive divergence which indicated potential to strengthening again.

• Eventough ROC and RS still going downtrend, but stochastic still moving sideways.

• Buy on Weakness for ITMG with support at 9450 and cutloss if it is break under 9200. If it cannot break under 9200 it has potential to going to 9900-10200.

Oleh : Patricia Sumampouw

+6221 515-1330

[email protected]

CIMB SECURITIES

Retail Research

22 Okt 2015