(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Rabu, 28-Okt-2015

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Rabu, 28-Okt-2015
What’s Relevant

Corporate News

PT Antam Tbk (ANTM) menargetkan penjualan emas domestik meningkat sebanyak 30 hingga 40 persen setelah perusahaan mineral milik negara tersebut menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan PT POS Indonesia. Sumber: Investor Daily.com

Markets

Indonesia:

IHSG 27 Okt 2015, ditutup turun 17.65 poin atau sebesar -0.38% ke posisi 4674.06 dengan melibatkan transaksi sebesar IDR 3.84 triliun dan 5.37 milyar lembar saham. Sektor yang mendorong penurunan IHSG pada perdagangan hari ini adalah Basic Ind (-1.69%), Property (-1.16%), dan Manufacture (-0.73%).

US:

DJIA (27/10/15) turun 0.24% atau -41.62 ke level 17581.43 seiring dengan data consumer confidence yang menurun dibandingkan dengan previous dan consensus.

GOLD :

Emas ditutup turun (-0.05%) ke level 1166.28.

 

Trades for the Day

Fundamentally:

Company Flash Note – Ramayana Lestari (Sales surged in September):

SSSG pada Sept 2015 naik menjadi 7.6% YoY karena didukung pertumbuhan Jakarta 17%, Jawa (kecuali Jakarta) 2.5% dan luar pulau 4.5%. Pertumbuhan di Jakarta paling besar karena diatribusi oleh implementasi dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) yaitu subsidi dengan sistem non kas, dimana Ramayana telah ditunjuk sebagai salah satu merchant. Diskusi CIMB dengan manajemen mengindikasikan penjualan Oktober akan normal kembali. Kepercayaan yang mengempis adalah faktor terbesar yang berkontribusi menuju pelemahan konsumsi dibandingkan dengan penurunan di purchasing power. Indikator seperti penjualan mobil, money flow, dan konsumsi semen mengindikasikan ekonomi sudah bottom di 3Q15 walaupun prediksi GDP, CAD dan inflasi terus melemah dibandingkan dengan indikasi Pemerintah dan Bank Indonesia. CIMB melihat RALS akan diuntungkan jika consumer confidence menguat. Saham Ramayana naik sekitar 40% di Okt dan salah satu performance saham retail yang terbaik. Buyback saham Rp 400 miliar pada 25 Agt 15 juga membantu. CIMB tetap pada rating Hold dengan target price tetap di Rp 740 (WACC 15.5%).

Strategy Flash Note – Indonesia Strategy (Still hot):

Update cuaca terakhir masih menyatakan bahwa El Nino masih bertahan dan mungkin akan terus berlangsung hingga akhir 2015 walaupun tidak seganas tahun 1997-1998. Cuaca kering ini akan terus bertahan dan mulai ada sedikit hujan pada November 2015 dan akan kembali normal pada Desember 2015. Bencana asap yang memukul banyak wilayah di Sumatra dan Kalimantan sejak Juni dan semakin menyebar terlihat tidak membaik walaupun sudah ditangani lebih lanjut. Jika Desember hujan, ini akan membantu masalah asap. Resiko untuk panen semakin meningkat, terutama untuk padi dan palm oil. Dengan referensi studi dari World Bank dan IMF, penurunan pertumbuhan ekonomi 0.9% pts untuk lebih dari 2 kuartal, dan inflasi dapat naik 0.6% dengan skenario strong El Nino. 2 komoditas yang sangat sensitif adalah padi dan CPO. Presiden Jokowi yang telah impor 1-1.5 juta ton beras untuk atasi stok menunjukkan manajemen yang baik untuk atasi dampak ke inflasi. Agriculture dan mining yang sekarang berkontribusi 19% ke ekonomi vs sebelumnya 27% pada 97-98, memungkinkan Indonesia untuk menerima weather shocks lebih baik. CPO sector underperformed dengan 2 saham utama AALI dan LSIP.

 

Technically:

• PT Astra Argo Lestari Tbk ( AALI IJ; Rp 20875 ) – BUY

• PT Bank Tabungan Negara Tbk ( BBTN IJ; Rp 1210 ) – SELL

JCI Chart & Summary

image0

Resistance II : 4750 Support I : 4645

Resistance I : 4715 Support II : 4600

VIX positif 0.92% ke level 15.43, CDS positif 1.11% ke level 220.08 dan EIDO negatif 1.73% ke level 21.61.

Hari ini bursa Regional rata-rata bergerak mixed selagi menunggu keputusan Fed ditengah tanda perlambatan global yang akan mempengaruhi ekonomi US dimana Bursa N225 naik 0.41%, sedangkan KOSPI turun 0.52%. DJIA (27/10/15) turun 0.24% atau -41.62 ke level 17581.43 seiring dengan data consumer confidence yang menurun dibandingkan dengan previous dan consensus. Kami memproyeksikan JCI akan cenderung bergerak sideways di range support 1: 4645 dan resist 1: 4715

 

PT Astra Argo Lestari Tbk (AALI IJ; Rp. 20875) - BUY

image1

• R2: 21900

• R1: 21450

• S1: 20050

• S2: 19500

• AALI still in minor uptrend pattern and it has formed bullish engulfing which indicating potential to strengthening again.

• RS still going uptrend, but stochastic just formed dead cross.

• Speculative Buy for AALI with target price at 21450-21900. Support at 20050, cutloss if it is break under 19500.

 

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN IJ; Rp. 1210) - SELL

image2

• R2: 1245

• R1: 1230

• S1: 1195

• S2: 1185

• BBTN cannot break over the strong resist at 1230 which indicated potential to weakening again.

• ROC and MFI start to going downtrend, while stochastic almost formed dead cross.

• Sell on High for BBTN with resistance at 1230-1245. Support at 1195, cutloss if it is break under 1185.

 

Oleh : Patricia Sumampouw

+6221 515-1330

[email protected]

CIMB SECURITIES

Retail Research

28 Okt 2015

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});