CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Selasa, 03-Nov-2015

CIMB Securities - TrendSpotter Indonesia Selasa, 03-Nov-2015

What’s Relevant

Corporate News

Felda Global Ventures Holdings Bhd disebut meminta diskon harga di atas 30% untuk pembelian sebanyak 37% saham PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT). Nilai pembelian yang diminta lebih rendah dari tawaran semula US$ 680 juta.

Permintaan diskon sejalan dengan perpanjangan negosiasi transaksi menjadi 30 November 2015. Sumber: Investor Daily.com

Markets

Indonesia:

IHSG 02 Nov 2015, ditutup naik 9.78 poin atau sebesar +0.22% ke posisi 4464.96 dengan melibatkan transaksi sebesar IDR 3.77 triliun dan 4.88 milyar lembar saham. Sektor yang mendorong kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini adalah Misc Ind (+4.46%), Infra (+1.70%), dan Manufacture (+1.26%).

US:

DJIA (02/11/15) naik 0.94% atau +165.22 ke level 17828.76 seiring dengan data ISM Manufacturing PMI yang stabil dan Construction Spending yang lebih baik dari forecast walaupun turun sedikit dari previous.

GOLD :

Emas ditutup naik (+0.04%) ke level 1134.30.

 

Trades for the Day

Fundamentally:

Strategy Note – Indonesia Strategy (2016 budget passed by DPR):

DPR telah menyetujui state budget 2016 dengan sedikit perubahan. Asumsi makronya adalah GDP 5.3% vs sebelumnya 5.5%, harga minyak US$ 50/bbl vs US$ 60/bbl, nilai tukar Rupiah Rp 13.900/USD vs Rp 13.400/USD. Target pendapatan lebih rendah 1.4% seiring target expenditure lebih rendah 1.2% sehingga budget deficit -2.15% of GDP vs -2.14% of GDP. Akan tetapi tax collection ratio tetap 12%. Perubahannya: 1) pendapatan cukai lebih rendah 6% dari yang diproposalkan 2) alokasi fund Rp 9.22 Tr untuk FLPP, 3) 15% lebih rendah non tax non O&G, 4) 16% lebih rendahnya subsidi energi, 5) tambahan provisi untuk penggunaan B20, 6) alokasi Rp 1 miliar per desa untuk 73.000 desa. Inject ke BUMN ditunda hingga revisi budget pada Feb 2016. Dengan lebih rendahnya target cukai, berita baik untuk industri rokok (HMSP dan GGRM). Peningkatan B15 ke B20 positif untuk CPO. AALI dan LSIP yang diuntungkan karena korelasi langsung dengan harga CPO. Lebih tingginya tarif listrik untuk (450 dan 900 VA) dapat menghemat Rp 29 triliun dan akan berdampak negatif ke discretionary spending sedikit (4% dari spending adalah listrik).

Sector Flash Note – Property (9M15 results):

Core profit ASRI 9M15 -11% YoY dibawah estimasi full year CIMB tapi in line dengan konsensus. Penjualan 3Q15 turun 41% QoQ ketika inventory naik yang mengindikasikan sangat lambatnya pembukuan penjualan. Total hutang naik Rp 7.1 Tr pada 3Q15 vs Rp 6.3 Tr pada 2Q15 karena depresiasi Rp. Net gearing 116% pada 3Q15 vs 89% pada 2Q15. Untuk Core Profit BSDE 9M15 -3% YoY atau dibawah estimasi CIMB karena rendahnya pembukuan penjualan dan tingginya

opex (21% YoY). BSDE masih dalam posisi net cash. Core profit CTRA 9M15 +4% YoY dibawah estimasi CIMB tapi inline dengan konsensus karena rendahnya pembukuan penjualan dan higher opex. Investory days naik jadi 895 hari pada 3Q15 vs 796 days pada 2Q15. Hutang naik Rp 4.4 Tr di 3Q15 vs Rp 4.2 Tr di 2Q15. Core Profit PWON 9M15 +7% YoY inline dengan estimasi CIMB tapi di bawah konsensus. Penjualan in line, gross margin turun ke 59% di 9M15 vs 60% di 9M14 seiring rendahnya proporsi penjualan non recurring. Net gearing 32% di 3Q15 vs 24% di 2Q15. CIMB tetap pada rating Overweight dengan PWON dan BSDE sebagai top picks.

 

Technically:

• PT Siloam Internasional Hospitals Tbk ( SILO IJ; Rp 10.300 ) – BUY

• PT Wijaya Karya Tbk ( WIKA IJ; Rp 2.800 ) – SELL

JCI Chart & Summary

image0

Resistance II : 4580 Support I : 4420

Resistance I : 4535 Support II : 4340

VIX negatif 6.10% ke level 14.15, CDS negatif 2.01% ke l evel 215.71 dan EIDO positif 4.07% ke level 20.97.

Hari ini bursa Regional rata-rata bergerak menguat seiring kenaikan bursa US dimana N225 tutup, sedangkan KOSPI naik 0.68%. DJIA (02/11/15) naik 0.94% atau +165.22 ke level 17828.76 seiring dengan data ISM Manufacturing PMI yang stabil dan Construction Spending yang lebih baik dari forecast walaupun turun sedikit dari previous. Kami memproyeksikan JCI masih berpotensi menguat terbatas dengan range support 1: 4420 dan resist 1: 4535.

 

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO IJ; Rp. 10.300) - BUY

image1

• R2: 10700

• R1: 10500

• S1: 10150

• S2: 9800

• SILO will try to touch its bottom line at 9800-10150.

• Eventhough RS and ROC still going downtrend but MFI start to moving uptrend.

• Buy on Weakness for SILO with support at 9800-10150, cutloss if it is break under 9795. If it is not break under 9795, it has potential to rebound with resistance at 10500-10700.

 

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA IJ; Rp. 2.800) - SELL

• R2: 2890

• R1: 2825

• S1: 2700

• S2: 2570

• WIKA has broken down MA 45 and MA 100 in a row which indicating potential to going downtrend again.

• ROC and RS still going downtrend, and also the stochastic.

• Sell on high for WIKA with resistance at 2825-2890. Support at 2700, and cutloss if it is break under 2570.

Oleh : Patricia Sumampouw

+6221 515-1330

[email protected]

CIMB SECURITIES

Retail Research

03 Nov 2015